Berita Badminton: Alfian/Annisa Hadapi Unggulan Pertama Zhang Nan/Zhao Yunlei Di Perempat Final

Alfian Eko Prasetya-Annisa Saufika /[foto:badmintonindonesia.org]
Pasangan ganda campuran Indonesia Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika berhasil lolos ke perempat final Indonesia Open Super Series Premier 2016 setelah pada babak kedua berhasil mengalahkan pasangan belanda Jacco Arends/Selena Piek dengan dua game dengan skor 21-17 dan 21-8.
Pertandingan babak kedua ganda campuran yang Indonesia Open Super Series Premier 2016 yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta kamis (2/6/2016) sore WIB, pada set pertama Alfian/Annisa unggul cepat pada menit-menit awal, hingga dapat mempertahankan sampai ritme permainan dan merebut set pertama dengan skor 21-17.
Memasuki set kedua Alfian/Annisa semakin diatas angin, beberapa kali smash tajam dan serangan bvertubi-tubi dilancarkan untuk meredam pasangan Belanda Jacco Arends/Selena Piek yang mana kurang siap pada pertandingan kali ini sehingga set kedua berhasil direbut kembali oleh Alfian/Annisa dengan skor yang cukup jauh 21-8 sekaligus menggenggam satu tiket babak perempat final Indonesia Open Super Series Premier 2016.
“Di game pertama, kami masih kurang fokus, masih naik turun mainnya. Kami belum menemukan permainan lawan seperti apa. Pada game kedua kami sudah dapat polanya, servis dan bola keduanya sudah enak banget, jadi sudah tidak sulit.” Demikian pernyataan Annisa usai kemenangan atas pasangan Belanda Jacco Arends/Selena Piek. Seperti dikutip oleh situs resmi PBSI badmintonindonesia.org.
“Kami bermain no lob dan menyerang, karena lapangan yang berangin kurang cocok untuk bermain defense.” pungkas Alfian.
Lolos dari babak kedua, pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika akan dihadapkan dengan unggulan pertama, Zhang Nan/Zhao Yunlei, di babak perempat final BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016.
Di atas kertas, Alfian/Annisa sudah jelas kalah unggul dari pasangan Tiongkok yang duduk di peringkat satu dunia tersebut. Namun menurut Alfian/Annisa, dengan dukungan supporter di Istora, tak ada yang tak mungkin, mereka tetap berpeluang untuk membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan.
“Zhao punya permainan depan yang bagus, rapat dan tidak mudah ditembus. Kami akan bermain dengan tipe andalan kami, no lob dan menyerang. Kalau tidak tembus juga, kami akan berusaha all out dan mengeluarkan semua kemampuan,” kata Annisa, pemain kelahiran Cirebon, 21 Juni 1993.
“Kami tidak boleh takut, kami adalah tuan rumah yang didukung supporter. Tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya.
Artikel Tag: pbsi, greysia polii, indonesia open super series premier 2016, nitya kreswandari, alfian eko prasetya, annisa saufika
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/berita-badminton-alfianannisa-hadapi-unggulan-pertama-zhang-nanzhao-yunlei-di-perempat-final
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini