Ayush Shetty Tunggal Putra Kedua India Yang Mencapai Final Kejuaraan Asia

Ayush Shetty/[Foto:Sportstar]
Ningbo - Perjalanan mengesankan Ayush Shetty di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 berlanjut pada hari Sabtu ketika ia mengejutkan juara bertahan dan pemain peringkat 1 dunia Kunlavut Vitidsarn, menjadi orang India kedua yang pernah mencapai final tunggal putra di ajang kontinental tersebut.
Dinesh Khanna memenangkan medali emas pada edisi tahun 1965. Sejak itu, Khanna (1969), Suresh Goel (1965), Prakash Padukone (1976), Pullela Gopichand (2000), Anup Sridhar (2007) dan HS Prannoy (2018) semuanya memenangkan medali perunggu.
Pemain peringkat 25 dunia, Ayush Shetty mengalahkan Vitidsarn dari Thailand dengan skor 10-21, 21-19, 21-17 dalam waktu satu jam 15 menit di Ningbo, Tiongkok, untuk mencapai babak final di mana ia akan menghadapi unggulan kedua dari Tiongkok, Shi Yu Qi, yang menang 21-9, 21-3 melawan Chou Tien Chen, unggulan keempat dari Taiwan.
“Ayush menangani situasi dengan baik. Dia tampaknya berhasil memengaruhi mental Kunlavut dengan gaya menyerangnya dan memanfaatkannya dengan cerdas,” kata Vimal Kumar, mantan kepala pelatih India dan Direktur Pusat Keunggulan Bulu Tangkis (dahulu PPBA), kepada PTI .
“Memenangkan game kedua sangat penting. Pada kedudukan 20-14, Ayush Shetty tampak mengendalikan permainan tetapi sedikit cemas ketika Vitidsarn berhasil mengejar hingga 20-19. Di situlah ia menampilkan sesuatu yang istimewa untuk mengakhiri pertandingan.”
“Sepanjang minggu ini, dia telah menunjukkan kemampuan untuk merespons di saat-saat genting, menggunakan taktik yang tepat dan melepaskan smash dan tendangan melengkung dengan bijaksana. Kedisiplinan itu membuahkan hasil.”
Ini adalah pertemuan kedua antara Ayush dan Vitidsarn. Mereka sebelumnya telah berhadapan di Arctic Open tahun lalu di mana pemain bulu tangkis Thailand itu menang dengan skor 21-15, 21-16.
Peraih medali perak Olimpiade Paris, Vitidsarn, tampaknya akan mengulangi hasil tersebut di Ningbo saat ia mendominasi pemain India itu dan dengan mudah memenangkan gim pertama.
Namun, Ayush Shetty membalikkan keadaan dengan memperkuat pertahanannya dan menjaga jarak yang cukup jauh antara dirinya dan Vitidsarn sejak awal. Ia unggul 11-4 pada jeda pertengahan pertandingan dan segera meraih enam poin game.
Tetapi pemain bulu tangkis Thailand berusia 24 tahun itu, mantan Juara Dunia, mencetak lima poin berturut-turut. Pada percobaan keenam, Ayush Shetty akhirnya berhasil menyelesaikan tugasnya dengan melakukan jump smash lurus ke depan untuk memenangkan game kedua.
Pada set penentu, Ayush unggul empat poin menjelang jeda pertengahan pertandingan. Ia berhasil memanfaatkan match point keduanya dari empat match point yang dimilikinya untuk meraih kemenangan gemilang.
Ini merupakan pekan yang tak terlupakan bagi Ayush Shetty, yang telah memenangkan medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior BWF pada tahun 2023.
Ia memulai kampanyenya dengan kemenangan mengejutkan atas Li Shi Feng dari Tiongkok, peringkat 7 dunia, dalam dua set langsung. Ia kemudian melanjutkan dengan kemenangan meyakinkan 21-16, 21-12 atas Chi Yu Jen dari Taiwan, peringkat 20 dunia.
Di babak perempat final, juara bertahan US Open mengalahkan pemain peringkat 4 dunia Jonatan Christie dari Indonesia dengan skor 23-21, 21-17.
Artikel Tag: jonatan christie, shi yuqi, kunlavut vitidsarn, ayush shetty, kejuaraan bulu tangkis asia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/ayush-shetty-tunggal-putra-kedua-india-yang-mencapai-final-kejuaraan-asia























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini