All England 2026: Amalia/Fadia Akui Tak Cukup Konsisten Lawan Jepang

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 06 Mar 2026, 15:20 WIB - 202 views
All England 2026: Amalia/Fadia Akui Tak Cukup Konsisten Lawan Jepang

Amalia Cahaya Pratiwi-Siti Fadia Silva Ramadhanti/[Foto:PBSI]

Ligaolahraga.com -

Birmingham - Langkah pasangan ganda putri Indonesia, Amalia Cahaya Pratiwi / Siti Fadia Silva Ramadhanti harus berhenti di babak 16 besar turnamen bergengsi All England Open World Tour Super 1000 setelah menyerah dari pasangan kuat asal Jepang, Yuki Fukushima / Mayu Matsumoto.

Amalia / Fadia harus mengakui keunggulan Fukushima / Matsumoto dengan cukup mudah dua game langsung dengan skor 15-21 dan 16-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham City Inggris pada Jumat (6/3) dinihari WIB.

“Kami bersyukur ya atas hasil hari ini, walaupun kami kalah tapi kami coba mengeluarkan kemampuan yang terbaik yang kami punya. Sayang memang di momentum bisa menyamakan skor tapi setelah itu banyak mati sendiri yang bikin jarak poinnya banyak lagi,” ucap Fadia dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Kami harus bisa lebih konsisten lagi terutama kan ganda putri mainnya capek dan rally jadi harus bisa lebih hemat poin, tidak banyak buang poin. Di setiap turnamen target kami mau memperbaiki ranking, mencari banyak poin jadi berusaha setiap pertandingannya menang dan maksimal,” sambung Fadia.

“Sebenarnya pola mainnya sudah dapat hanya memang konsistennya masih hilang-hilangan,” tutur Amalia.

“Masih ada Swiss Open pekan depan jadi kami harus jaga kondisinya jangan sampai turun. Staminanya tidak boleh kendur,” pungkas Tiwi.

Dengan kekalahan Amalia / Fadia, ganda putri Indonesia kini hanya bergantung pada pasangan Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari.

Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari berhasil membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keenam asal Jepang, Rin Iwanaga / Kie Nakanishi untuk melaju ke babak perempat final ajang bergengsi All England 2026 BWF World Tour Super 1000.

Namun, kemenangan Febriana / Meilysa atas Rin Iwanaga / Kie Nakanishi tak dilalui dengan mudah karena harus bertarung hingga rubber game dengan skor 21-11, 17-21 dan 21-17.

“Alhamdulillah hari ini bermain cukup baik, pola yang disiapkan bisa berjalan dengan lancar. memang ada peluang bisa menang dua gim langsung tapi di akhir gim kedua poinnya mepet terus jadi fokus kami agak turun dan akhirnya jadi bernafsu untuk buru-buru mematikan,” ucap Ana dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.

“Kalau dari perubahan lawan sih mereka coba mempercepat tempo dan itu yang kami antisipasi. Kami coba memvariasikan dengan kadang ikut meladeni mereka tapi kadang kami coba memperlambat. Itu yang membuat kami terus bisa menekan mereka. Kami senang bisa menang dari pasangan Jepang ini,” lanjut Ana.

“Di gim ketiga kami fokus lagi, tidak memikirkan apa yang sudah terjadi dan tidak memikirkan poin. Fokus saja ke permainan,” ujar Trias.

Yang menjadi lawan Febriana Meilysa di babak delapan besar All England 2026 adalah musuh bebuyutannya yang juga unggulan kedua asal Malaysia, Pearly Tan / M Thinaah yang di laga sebelumnya berhasil memulangkan ganda putri asal Korea Selatan, Lee Seo Jin / Lee Yeon Woo dua game langsung dengan skor identik 21-14 dan 21-14.

Artikel Tag: siti fadia silva ramadhanti, yuki fukushima, mayu matsumoto, amalia cahaya pratiwi, all england 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/all-england-2026-amaliafadia-akui-tak-cukup-konsisten-lawan-jepang
202
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini