Absen di India Open, Anders Antonsen Latihan Bareng Tim Nasional Malaysia

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 15 Jan 2026, 16:30 WIB - 165 views
Absen di India Open, Anders Antonsen Sparing Partner di Tim Nasional Malaysia

Anders Antonsen/[Foto:NST]

Ligaolahraga.com -

Kuala Lumpur - Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) telah membuka lapangan latihannya bagi beberapa pemain bulu tangkis terbaik dunia, dan pelatih tunggal nasional Kenneth Jonassen percaya bahwa paparan terhadap para pemain elit ini telah meningkatkan standar di bidang yang paling penting konsistensi.

Selama dua minggu terakhir, ABM telah menjadi tuan rumah bagi sejumlah pemain kelas dunia yang tangguh, mengubah latihan harian menjadi lingkungan yang hampir menyerupai turnamen bagi para pemain senior dan junior nasional Malaysia.

"Minggu ini kami beruntung memiliki Anders Antonsen, pemain peringkat 3 dunia, di sini untuk berlatih tanding dengan pemain tunggal putra kami," kata Jonassen.

"Ini adalah kesempatan bagus bagi para pemain muda kami untuk belajar."

Kehadiran Anders Antonsen menyusul grup yang sama kuatnya minggu lalu, yang menampilkan pemain Prancis peringkat 7 dunia Christo Popov dan peringkat 16 dunia Toma Junior Popov, pemain Denmark peringkat 26 dunia Rasmus Gemke, dan petenis India peringkat 14 dunia Lakshya Sen.

Menurut Jonassen, manfaatnya jauh melampaui nilai nama besar.

"Ini merupakan perpaduan yang cukup bagus antara pemain-pemain top dengan gaya bermain yang berbeda," katanya.

"Mereka semua sebenarnya memberikan banyak kontribusi kepada para junior kita."

Direktur pelatihan asal Denmark itu menekankan bahwa pengalaman tersebut membantu para pemain bulu tangkis Malaysia menghadapi tantangan yang jarang ditemui dalam pelatihan domestik, khususnya kecepatan, ketepatan, dan tekanan bulu tangkis tingkat elite.

Namun Jonassen menegaskan bahwa sparing tingkat elite hanyalah sebagian dari tolok ukurnya untuk masuk ke skuad tunggal.

"Salah satu hal yang penting adalah menang melawan pemain yang berperingkat lebih tinggi," katanya.

"Hal lainnya adalah jangan sampai kalah dari terlalu banyak pemain yang peringkatnya lebih rendah. Tapi yang terakhir adalah konsistensi."

Di ABM, pelatihan sengaja disusun untuk meniru kerasnya persaingan di turnamen, dengan para pemain diharapkan untuk tampil mendekati performa puncak mereka bahkan ketika kelelahan fisik sudah terasa.

"Kami mendorong batas kemampuan kami lima hingga enam hari seminggu, bekerja di level tertinggi sekaligus menjaga konsistensi di hari-hari ketika kami merasa lelah," jelas Jonassen.

Yang terpenting, para bintang tamu tidak hanya terbatas pada kegiatan reli ringan.

Para pemain Malaysia diizinkan untuk memainkan pertandingan melawan mereka — sebuah pengoreksian realitas yang menurut Jonassen sangat penting.

"Kami mengizinkan mereka semua untuk bermain hingga mencetak poin agar mereka mendapatkan pengalaman seperti itu, betapa sulitnya sebenarnya untuk mendapatkan poin apa pun," katanya.

Jonassen menggambarkan jendela waktu dua minggu itu sebagai periode langka dan istimewa bagi tim nasional, yang dimungkinkan setelah beberapa pemain tamu mengundurkan diri lebih awal dari Malaysia Open dan memilih untuk tetap tinggal di Kuala Lumpur untuk berlatih.

"Saya memanfaatkan kesempatan ini dan sedikit membuka pintu," katanya. "Ini sangat bermanfaat bagi para pemain kami, baik minggu lalu maupun minggu ini."

Ia percaya bahwa interaksi berulang dengan lawan kelas dunia, dikombinasikan dengan standar kinerja yang jelas, dapat membantu mempersempit kesenjangan antara latihan dan kompetisi, terutama untuk pemain muda yang masih beradaptasi dengan kecepatan dan intensitas Tur Dunia.

"Ini membantu mereka memahami seperti apa level sebenarnya dari hari ke hari," tambah Jonassen.

Artikel Tag: Malaysia, Anders Antonsen, Kenneth Jonassen

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/absen-di-india-open-anders-antonsen-latihan-bareng-tim-nasional-malaysia
165
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini