☰
Kanal
✕

Tyson Fury dan Anthony Joshua Bertemu dalam Konferensi Pers Perdana

Penulis: Hanif Rusli
01 Okt 2026, 21:55 WIB

Tyson Fury (kiri) dan Anthony Joshua. (Foto: Fight TV)

Tyson Fury dan Anthony Joshua menunjukkan sikap saling menghormati saat bertemu dalam konferensi pers pertama menjelang pertarungan kelas berat mereka pada 11 Desember di Cardiff, Wales.

Dua petinju kelas berat Inggris itu selama bertahun-tahun terlibat saling sindir dan perdebatan di media sosial.

Namun, dalam pertemuan pertama secara langsung pada Rabu (30/9) waktu setempat di London Barat, Fury dan Joshua justru tampil lebih tenang dan memberikan pujian kepada satu sama lain.

Tyson Fury menyebut Joshua sebagai juara dunia dua kali, peraih medali emas Olimpiade, serta sosok yang dapat menjadi panutan.

Ia juga mengingat masa ketika Joshua meraih gelar juara dunia, sementara dirinya sedang menghadapi masalah pribadi.

“Ketika AJ menjadi juara dunia, saya mabuk setiap hari dan tidak berkonsentrasi pada hal lain. Kami semua punya masalah masing-masing,” kata Fury.

Tyson Fury, yang berusia 38 tahun, menegaskan pertarungan tersebut bukan sesuatu yang terlambat bagi kedua petinju. Joshua akan berusia 37 tahun dalam waktu dekat.

“Kami di sini untuk bertarung dan kami akan bertarung. Saya menantikan tantangannya. Kami mengalami pasang surut. Apakah sudah terlambat? Tidak, sama sekali tidak,” ujar Fury.

Mantan juara dunia itu juga menjanjikan pendekatan agresif di atas ring. Ia mengatakan tidak berniat menghindari pertukaran pukulan dan ingin mengakhiri pertarungan dengan kemenangan knockout.

Anthony Joshua membalas penghormatan tersebut, tetapi tetap menegaskan dirinya siap menghadapi pertarungan keras.

Petinju kelahiran Watford itu mengatakan tantangan dari Fury menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuannya.

“Kami menyukainya. Itulah energi yang kami inginkan. Tidak ada hal lain yang saya harapkan dari pria ini. Namun, hal itu akan membuat saya terus berlatih dan ingin membuktikan kepada diri sendiri bahwa apa yang dia katakan tidak mungkin dilakukan,” kata Joshua.

Anthony Joshua juga memimpin penghormatan satu menit untuk sejumlah rekannya yang meninggal, termasuk Sina Ghami dan Latif “Latz” Ayodele yang tewas dalam kecelakaan mobil pada Desember, serta legenda tinju Inggris Ricky Hatton.

Pertarungan Fury-Joshua sebelumnya sempat direncanakan berlangsung di New York. Namun, intervensi kedua petinju membuat duel tersebut akhirnya digelar di Inggris.

Joshua menyebut kesempatan tampil di hadapan publik Inggris sebagai sesuatu yang istimewa. Ia berharap pertarungan tersebut dapat memberikan inspirasi bagi generasi sekarang dan berikutnya.

Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru