Tim Bradley Pertanyakan Sikap Shakur Stevenson dalam Memilih Lawan
Shakur Stevenson
Berita Tinju - Shakur Stevenson merebut gelar juara dunia kelas welter super WBO setelah mengalahkan Teofimo Lopez melalui keputusan angka pada Januari lalu. Kemenangan tersebut sekaligus membuat Stevenson menjadi petinju termuda ketiga dalam sejarah yang berhasil menjadi juara dunia di empat divisi.
Namun, perjalanan Stevenson pada 2026 belum berlanjut sejak pertarungan tersebut. Setelah menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing milik Dana White pada musim panas, petinju kidal asal Newark itu belum mendapatkan laga kedua tahun ini.
Padahal, Stevenson sebelumnya sempat memiliki peluang untuk menghadapi Devin Haney. Kedua petinju bahkan secara terbuka menyatakan kesediaan bertemu dalam pertarungan dengan batas berat 144 pound. Namun, duel tersebut tidak pernah terealisasi.
Situasi itu kemudian mendapat sorotan dari Tim Bradley. Mantan juara dunia dua divisi tersebut menyampaikan kritik melalui kanal YouTube miliknya dan meminta Stevenson mengambil tantangan yang lebih besar jika ingin membuktikan kualitasnya.
"Kamu bergerak seperti orang yang ketakutan. Itu bukan sifat seorang petarung sejati," ujar Bradley.
Bradley menilai Stevenson tidak cukup hanya mempertahankan rekor sempurna. Menurutnya, petinju yang ingin dianggap hebat harus bersedia mengambil risiko dengan menghadapi lawan terbaik.
"Saya tidak peduli seberapa hebat menurutmu dirimu sendiri. Kamu harus membuktikannya. Buktikan kehebatanmu dan berani mengambil risiko," lanjut Bradley.
Ia juga menyinggung peluang Stevenson menghadapi Haney di angka 144 pound. Bradley mempertanyakan alasan duel tersebut tidak terwujud setelah Stevenson sebelumnya menyatakan batas berat tersebut sebagai kesepakatan.
Bradley kemudian mengomentari ketertarikan Stevenson terhadap Ryan Garcia. Menurutnya, Stevenson seharusnya lebih fokus merealisasikan pertarungan besar yang sudah berada di depan mata daripada terus menambah persyaratan.
"Kalau begitu, sekarang kamu ingin membicarakan pertarungan melawan Ryan Garcia? Ayolah. Hentikan itu," kata Bradley.
Meski demikian, Stevenson disebut mulai mendekati laga berikutnya. Dalam beberapa hari terakhir muncul rumor bahwa debutnya bersama Zuffa Boxing dapat segera terwujud melalui duel unifikasi kelas welter super melawan pemegang gelar WBA, Gary Antuanne Russell.
Jika pertarungan tersebut terealisasi, Shakur Stevenson akan mendapatkan kesempatan menghadapi juara dunia lain sekaligus membuktikan ambisinya untuk kembali berada di jajaran elite tinju dunia.
Artikel Tag: Tim Bradley, Devin Haney, Kelas Welter Super, Shakur Stevenson, Gary Antuanne Russell