Tyson Fury Siap Hadapi Benavidez jika Duel dengan Joshua Batal
Tyson Fury dan David Benavidez
Berita Tinju - Rencana duel Tyson Fury melawan Anthony Joshua kembali menghadapi masalah. Pertarungan dua mantan juara dunia kelas berat asal Inggris itu sebelumnya telah diumumkan untuk digelar pada 11 Desember di Principality Stadium, Cardiff, tetapi laporan terbaru menyebut adanya persoalan terkait keterlibatan Dana White dalam acara tersebut.
Situasi tersebut membuat Fury mulai mempertimbangkan opsi lain. Salah satu nama yang muncul adalah David Benavidez, juara dunia tiga divisi yang kini memegang sabuk WBA dan WBO kelas penjelajah setelah menghentikan Gilberto Ramirez pada ronde keenam di Las Vegas, Mei lalu.
Benavidez tampil dominan dalam debutnya di kelas penjelajah setelah naik 25 pound dari kelas berat ringan. Kecepatan tangan dan kombinasi pukulannya membuat Ramirez kesulitan hingga akhirnya dua kali jatuh sebelum pertarungan dihentikan pada ronde keenam.
Fury pun tidak keberatan jika Benavidez menjadi lawan berikutnya apabila duel dengan Joshua benar-benar gagal digelar. Dalam wawancara dengan FuriociTV, petinju berjuluk The Gypsy King itu bahkan menyebut Benavidez sebagai tantangan yang lebih berat.
“Pertarungan itu akan luar biasa. Satu-satunya masalah adalah David Benavidez sekitar empat atau lima kali lebih sulit dihadapi daripada Joshua,” kata Fury.
“Saya akan mengambil pertarungan itu karena memang seperti itulah saya. Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tidak mau saya lawan. Tetapi jangan pernah berpikir Joshua adalah pertarungan yang lebih sulit daripada David Benavidez. Benavidez akan menghentikan Joshua sekitar tiga ronde.”
Komentar tersebut menjadi menarik karena Benavidez belum pernah bertanding di kelas berat. Saat ini, ia masih berkompetisi di kelas penjelajah dan juga memegang gelar WBC kelas berat ringan. Bahkan setelah mengalahkan Ramirez, Benavidez sempat menegaskan bahwa dirinya belum berencana naik ke kelas berat dalam waktu dekat.
Meski begitu, gaya bertarung David Benavidez bisa menjadi tantangan berbeda bagi Tyson Fury. Kecepatan tangan, tekanan konstan, kombinasi pukulan, serta pergerakannya terbukti efektif ketika menghadapi Ramirez yang secara alami lebih besar.
Di sisi lain, Joshua menawarkan ancaman yang berbeda. Pertarungan melawan mantan juara dunia kelas berat tersebut akan menjadi duel sesama petinju besar dengan kekuatan pukulan dan pengalaman panjang di level elite.
Untuk saat ini, masa depan duel Fury dan Joshua masih bergantung pada penyelesaian persoalan di balik layar. Jika pertarungan tersebut gagal, nama Benavidez sudah muncul sebagai salah satu opsi yang terbuka bagi Fury.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, David Benavidez, kelas penjelajah, Heavyweight