Terence Crawford Diminta Comeback, Dua Nama Besar Jadi Calon Lawan
Terence Crawford
Berita Tinju - Terence Crawford belum lama ini memutuskan meninggalkan dunia tinju setelah menutup kariernya dengan status sebagai juara dunia lima divisi.
Crawford mengumumkan pensiun pada Desember lalu setelah sebelumnya mencatat salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya. Ia naik dua kelas untuk menghadapi Canelo Alvarez di kelas menengah super dan berhasil meraih kemenangan mutlak melalui keputusan juri.
Hasil tersebut semakin memperkuat status Crawford sebagai salah satu petinju terbaik di era modern. Sebelum menghadapi Canelo, ia juga berhasil mengalahkan Errol Spence Jr. untuk menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas welter.
Dengan pencapaian tersebut, Crawford meninggalkan ring dalam kondisi tidak terkalahkan. Namun, keputusan pensiunnya justru tidak menghentikan munculnya berbagai tawaran pertarungan potensial.
Salah satu nama yang paling sering disebut adalah Jaron Ennis. Petinju yang dikenal dengan julukan Boots tersebut dianggap sebagai salah satu lawan paling menarik jika Crawford benar benar memutuskan kembali bertanding.
Namun, laporan terbaru justru menunjukkan bahwa Ennis bukan pilihan utama Turki Alalshikh. Menurut laporan Mike Coppinger, tokoh utama di balik sejumlah pertarungan besar di Arab Saudi tersebut memiliki dua nama lain yang lebih diinginkannya untuk menghadapi Crawford.
Pilihan pertama adalah pertandingan ulang melawan Saul Canelo Alvarez. Duel pertama mereka berakhir dengan kemenangan Crawford sehingga kemungkinan rematch tentu memiliki daya tarik besar bagi penggemar tinju.
Namun, Canelo masih harus menghadapi juara dunia WBC kelas menengah super Christian Mbilli pada 31 Oktober. Bahkan jika berhasil memenangkan pertarungan tersebut, belum tentu ada keinginan kuat dari Canelo maupun pihaknya untuk kembali menghadapi Crawford.
Opsi lainnya justru lebih menarik dari sisi bisnis. Alalshikh disebut tertarik mempertemukan Terence Crawford dengan Ryan Garcia.
Garcia baru saja mempertahankan gelar WBC kelas welter setelah menghentikan Conor Benn pada ronde kedua. Kemenangan tersebut membuat Garcia kembali menjadi salah satu nama paling menarik di kelas welter.
Setelah mengalahkan Benn, Garcia langsung menyatakan keinginannya untuk menghadapi Teofimo Lopez dalam duel unifikasi. Lopez saat ini merupakan pemegang gelar WBA kelas welter.
Namun, Garcia sebelumnya juga pernah menyatakan ketertarikannya untuk menghadapi Crawford. Jika Crawford benar benar membatalkan pensiun, pertarungan keduanya berpotensi menjadi salah satu duel terbesar yang dapat dibuat di kelas welter.
Crawford sendiri masih memiliki daya tarik luar biasa meski sudah meninggalkan ring. Rekor tak terkalahkan dan kemenangan atas sejumlah nama elite membuatnya tetap menjadi target bagi para petinju yang ingin menguji kemampuan mereka.
Untuk saat ini, belum ada kepastian bahwa Terence Crawford akan kembali. Namun, semakin banyaknya opsi pertarungan besar menunjukkan bahwa dunia tinju masih belum sepenuhnya siap kehilangan sosok seperti dirinya.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, kelas welter, Terence Crawford, Kelas Menengah Super, Ryan Garcia, Jaron Ennis, Turki Alalshikh