Naoya Inoue Bersiap Naik Kelas, Dua Juara Dunia Ini Jadi Perhatian
Naoya Inoue
Berita Tinju - Naoya Inoue belum berhenti mengejar pencapaian baru meski sudah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu petinju terbaik di era modern.
Petinju Jepang berjuluk The Monster itu kini mulai mempertimbangkan tantangan di kelas bulu. Langkah tersebut akan menjadi bagian dari upayanya memperpanjang dominasi sekaligus membuka peluang menjadi juara dunia di lima kelas berbeda.
Inoue terakhir bertanding melawan Junto Nakatani. Pertarungan tersebut diperkirakan menjadi satu satunya penampilan Inoue sepanjang 2026 setelah sebelumnya menjalani empat pertandingan pada 2025.
Namun, Inoue berpeluang menebus minimnya aktivitas tahun ini dengan pertarungan besar pada 2027. Ia saat ini dijadwalkan menghadapi Jesse “Bam” Rodriguez pada Maret mendatang.
Rodriguez sendiri masih berencana menjalani satu pertarungan di kelas bantam sebelum naik ke kelas bantam super untuk menantang Inoue. Duel tersebut berpotensi menjadi salah satu pertandingan terbesar dalam karier kedua petinju.
Jika pertarungan melawan Rodriguez kembali tertunda, Inoue sebelumnya telah membuka kemungkinan untuk langsung naik ke kelas bulu. Langkah itu juga bisa membawanya semakin dekat dengan status sebagai petinju ketujuh dalam sejarah yang mampu menjadi juara dunia di lima kelas berbeda.
Dalam wawancara dengan Ring Magazine, Inoue kemudian membahas sejumlah nama yang berpotensi menjadi lawannya di 126 pound.
Ia tidak memiliki pilihan khusus, tetapi menganggap gaya Rafael Espinoza dan Brandon Figueroa akan membuat pertandingan lebih sulit diprediksi.
“Saya pikir semuanya bisa menjadi pertarungan yang menarik. Namun, Espinoza dan Figueroa memiliki gaya serta pengaturan jarak yang sangat unik. Karena itu, menurut saya pertarungan melawan mereka akan sulit diprediksi,” ujar Inoue.
Espinoza saat ini merupakan pemegang gelar WBO, sementara Figueroa memegang sabuk WBA. Selain keduanya, Inoue juga dapat menghadapi Angelo Leo yang merupakan juara IBF atau Bruce Carrington sebagai pemegang gelar WBC.
Menurut Inoue, Leo dan Carrington memiliki gaya bertarung yang lebih konvensional. Namun, ia menegaskan bahwa gaya yang lebih sulit dibaca tidak otomatis membuat Espinoza dan Figueroa menjadi lawan yang lebih berbahaya.
“Ya, Espinoza dan Figueroa memang melepaskan pukulan dari sudut yang unik. Namun, terkadang hal seperti itu justru bisa bekerja dengan sangat baik untuk saya. Jadi, sulit untuk mengatakan secara pasti bagaimana pertarungannya akan berjalan,” jelas Inoue.
Naoya Inoue juga mengungkapkan rencananya untuk bertarung dua kali pada 2027. Jika duel melawan Rodriguez berlangsung sesuai jadwal pada musim semi, Inoue kemungkinan hanya akan menjalani satu pertandingan di kelas bulu sepanjang tahun depan.
Artikel Tag: Kelas Bulu, naoya inoue, Kelas Bantam, Kelas Bantam Super, Rafael Espinoza, Brandon Figueroa