Jorge Martin Akui Tertarik Tiru Strategi Efektif Marc Marquez
Marc Marquez dan Jorge Martin
Berita MotoGP - Jorge Martin mulai mempertimbangkan untuk mengubah gaya balapnya setelah melihat strategi Marc Marquez yang tampil begitu efektif di Misano.
Marc Marquez berhasil memenangi Sprint MotoGP San Marino, Sabtu (12/9/2026), meski tidak mengambil risiko berlebihan sejak sesi latihan. Hasil tersebut membuat perolehan poinnya semakin dekat dengan Martin yang hanya finis di posisi ketiga.
Marquez kini mengoleksi 14 poin lebih sedikit dari Martin di puncak klasemen. Sementara itu, Marco Bezzecchi yang finis kedua dalam Sprint juga terus mendekat dan hanya terpaut 22 poin dari Martin.
Menariknya, Marquez terlihat tidak terlalu memaksakan diri saat sesi latihan. Pembalap Ducati itu bahkan tidak menggunakan ban baru untuk melakukan time attack pada akhir sesi Practice. Ia memilih mempertahankan ban yang sudah digunakan sekaligus mengumpulkan data mengenai ritme balap.
Strategi tersebut terbukti membuahkan hasil ketika Sprint berlangsung. Marquez mampu mengambil alih posisi terdepan dari Bezzecchi di Tikungan 1 dan kemudian mengontrol jalannya balapan hingga finis.
Martin pun mengakui dirinya mungkin bisa mendapatkan keuntungan jika menerapkan pendekatan serupa.
"Saya tidak tahu, hanya dia yang tahu. Tapi menurut saya, jelas ini trek yang sangat menguras fisik, dan saya juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mengatur ritme, sejujurnya," ujar Martin seperti dikutip AS.
Pembalap Aprilia itu bahkan membuka kemungkinan untuk mengurangi intensitasnya pada sesi Jumat dalam beberapa seri berikutnya. Menurutnya, Sprint di Misano saja sudah terasa sangat berat, sehingga balapan utama yang berlangsung 26 lap akan menjadi tantangan yang jauh lebih besar.
"Mungkin untuk beberapa balapan berikutnya saya akan sedikit lebih santai pada hari Jumat, karena Sprint hari ini sangat berat. Jadi, saya bahkan tidak ingin membayangkan seperti apa balapan 26 lap nanti," lanjut Martin.
Martin juga tidak menampik kualitas Marquez dan Bezzecchi. Menurutnya, kedua pembalap tersebut saat ini berada satu langkah di depan para rival.
"Jelas dia sangat cepat dan, bagi saya, dia dan Marco adalah favorit. Meski mereka berdua mengatakan sebaliknya, mereka berada satu langkah di depan dan saat ini memimpin," kata Martin.
Jika Jorge Martin benar-benar mengubah pendekatannya, langkah tersebut bisa menjadi penting dalam persaingan menuju gelar MotoGP 2026. Dengan selisih yang semakin tipis, menjaga kondisi fisik dan menghindari kesalahan bisa sama pentingnya dengan meraih posisi terdepan.
Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP San Marino, Jorge Martin