Ryan Garcia Dapat Peringatan Jelang Hadapi Mario Barrios
Ryan Garcia
Berita Tinju: Mantan juara dunia Barry McGuigan mengungkap satu masalah besar yang dinilainya masih menghantui Ryan Garcia menjelang pertarungannya melawan Mario Barrios. Kedua petinju dijadwalkan bertemu di T Mobile Arena, Las Vegas, pada 21 Februari, dengan Barrios mempertahankan sabuk juara dunia WBC kelas welter untuk ketiga kalinya.
Mario Barrios sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan publik sebagai penguasa divisi 147 pon. Petinju berusia 30 tahun tersebut hanya mencatat hasil imbang saat menghadapi Abel Ramos dan Manny Pacquiao yang telah berusia 46 tahun. Meski demikian, Barrios dikenal memiliki volume pukulan tinggi dan stamina kuat, faktor yang bisa menjadi ancaman serius bagi Garcia.
McGuigan menilai gaya bertarung Barrios akan sangat berbahaya jika Garcia kembali tampil tanpa disiplin seperti dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas Garcia yang tidak konsisten serta berbagai kontroversi di luar ring dianggap telah merusak momentum kariernya sebagai salah satu bintang terbesar tinju Amerika Serikat.
Masalah Garcia mulai terlihat jelas menjelang duel melawan Devin Haney pada April 2024. Dalam laga tersebut, Garcia datang dengan kelebihan berat badan lebih dari tiga pon dari batas kelas super ringan. Meski mampu menjatuhkan Haney tiga kali dan dinyatakan menang melalui majority decision, hasil tersebut kemudian dianulir menjadi no contest setelah Garcia dinyatakan positif menggunakan ostarine, zat terlarang peningkat performa.
Setelah menjalani larangan bertanding selama satu tahun, Garcia kembali naik ring pada Mei lalu menghadapi Rolando Romero. Namun, penampilannya jauh dari meyakinkan. Ia sempat terjatuh di ronde kedua dan akhirnya kalah angka mutlak, hasil yang semakin mempertegas penurunan performanya.
Dalam kolomnya, McGuigan menegaskan bahwa masalah utama Garcia bukan terletak pada bakat. “Kemampuan Garcia tidak pernah diragukan, yang jadi persoalan adalah profesionalismenya. Saat melawan Luke Campbell, kecepatan tangan dan hook kirinya luar biasa,” tulis McGuigan.
Ia menambahkan bahwa setelah kekalahan dari Gervonta Davis pada 2023, karier Garcia mulai kehilangan arah. Menurutnya, bakat alami saja tidak cukup untuk bertahan di level tertinggi. McGuigan juga menyebut bahwa Garcia hanya bisa kembali menjadi aset besar bagi dunia tinju jika mampu menunjukkan dedikasi penuh seperti di awal kariernya.
Pertarungan melawan Barrios kini menjadi ujian krusial bagi Ryan Garcia. Jika gagal menunjukkan perubahan nyata, masa depannya di jajaran elite kelas welter berpotensi semakin menjauh.
Artikel Tag: Ryan Garcia, Mario Barrios