Kanal

Mario Barrios Tak Terpengaruh Aksi Ryan Garcia: “Dia Tetap Lawan Berbahaya”

Penulis: Hanif Rusli
24 Jan 2026, 05:44 WIB

Mario Barrios (kiri) berpose Ryan Garcia dalam acara konferensi pers pembuka di Los Angeles pada Kamis (22/1) waktu setempat. (Foto: Fight TV)

Mario Barrios menunjukkan sikap tenang dan percaya diri jelang duel besar melawan Ryan Garcia mereka di laga utama ajang The Ring: High Stakes pada 21 Februari di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Keduanya bertatap muka untuk pertama kalinya dalam tur promosi di Los Angeles, Kamis (22/1) waktu setempat, namun kontras sikap langsung terlihat jelas.

Garcia datang dengan penuh sensasi. Petinju berusia 26 tahun itu berambisi merebut sabuk juara dunia pertamanya dengan menantang Barrios, pemegang gelar WBC kelas welter.

Meski baru saja kalah dalam debutnya di kelas tersebut dari Rolando Romero, Garcia secara mengejutkan tetap mendapat peringkat tinggi dari WBC.

Untuk menandai momen perebutan gelar, Garcia menghadirkan tiga perempuan berpakaian hijau-emas yang membentuk huruf W-B-C di atas panggung.

Ia juga melontarkan pujian berlebihan kepada WBC serta menegaskan tekadnya tampil spektakuler.

Aksi teatrikal berlanjut ketika Garcia mengeluarkan kaus bertuliskan “I’M A TRAITOR” yang ditujukan kepada mantan pelatihnya, Joe Goossen—kini berada di kubu Barrios.

Sementara itu, Mario Barrios duduk santai tanpa terpancing. Juara bertahan itu mengakui kepribadian Garcia yang flamboyan, namun menegaskan fokusnya ada di dalam ring.

“Dia memang penuh karakter dan punya kepribadian ala influencer, tapi dia tetap petarung berbahaya,” kata Barrios. “Terlepas dari semua drama, dia salah satu nama terbesar di tinju. Kalau dia bilang siap 100 persen, itu justru yang kami inginkan.”

Kedua petinju sama-sama datang dengan performa yang tidak sepenuhnya meyakinkan.

Mario Barrios mencatat dua hasil imbang beruntun, masing-masing melawan Manny Pacquiao yang sudah berusia 46 tahun dan Abel Ramos.

Situasi ini membuat sebagian pihak menilai Barrios sebagai salah satu juara paling bisa dikalahkan saat ini.

Di sisi lain, kemenangan kontroversial Garcia atas Devin Haney pada April 2024 dianulir menjadi No Contest setelah ia dinyatakan positif Ostarine. Kekalahan dari Romero kemudian menambah tanda tanya soal konsistensinya.

Mario Barrios menegaskan persiapannya difokuskan pada ancaman terbesar Garcia: hook kiri mematikan.

Dengan keunggulan fisik, jarak, timing, dan pengalaman, Barrios yakin bisa meredam agresivitas lawannya.

“Saya bukan banyak bicara. Saya bekerja,” ujar Barrios singkat. “Di ring nanti, semuanya akan terjawab.”

Artikel Tag: Mario Barrios, Ryan Garcia, Los Angeles, Las Vegas, Amerika Serikat

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru