Rival Lama Keyshawn Davis dan Andy Cruz Bisa Bertemu di Level Profesional
Andy Cruz (kiri) dan Keyshawn Davis. (Foto: Fight TV)
Keyshawn Davis mengaku terus memantau perkembangan Andy Cruz dengan sangat serius.
Hubungan keduanya sudah terjalin lama sejak level amatir, di mana mereka bertemu empat kali, termasuk final Olimpiade Tokyo 2021.
Dalam setiap pertemuan tersebut, Andy Cruz selalu keluar sebagai pemenang, sebuah fakta yang masih membekas di benak Keyshawn Davis hingga kini.
Saat ini, jalur karier mereka sempat terlihat menjauh. Davis telah naik dari kelas ringan (135 pound) ke kelas welter junior (140 pound), dan bahkan membuka peluang untuk melangkah lebih jauh ke kelas welter.
Ia juga secara terbuka menyebut nama juara dunia Devin Haney sebagai target besar berikutnya.
Namun, rencana tersebut bisa berubah tergantung hasil laga penting yang akan dijalani Cruz akhir pekan ini.
Andy Cruz (6-0, 3 KO) dijadwalkan menantang juara IBF kelas ringan Raymond Muratalla (23-0, 17 KO) pada Sabtu (24/1) di Fontainebleau, Las Vegas, dalam laga utama yang disiarkan DAZN.
Davis menilai performa Cruz di laga itu bisa menjadi penentu arah kariernya sendiri.
“Kalau Andy Cruz mengalahkan Raymond Muratalla dengan meyakinkan, apalagi sampai KO, maka semua rencana bisa berubah,” ujar Davis.
Ia menegaskan bahwa dalam skenario tersebut, duel ulang melawan rival lamanya akan jauh lebih menarik dibanding mengejar laga di kelas 147 pon.
Meski demikian, Davis (13-0, 9 KO) masih harus menyelesaikan urusannya sendiri.
Petinju berusia 26 tahun itu akan menghadapi Jamaine Ortiz pada 31 Januari di Madison Square Garden, New York, dalam kartu besar “The Ring 6” yang juga menampilkan laga Teofimo Lopez melawan Shakur Stevenson.
Pertarungan ini menjadi penampilan pertamanya sejak memenangkan sabuk WBO kelas ringan pada Februari lalu.
Gelar tersebut kemudian dilepas Davis pada Juni setelah ia gagal memenuhi batas berat badan saat dijadwalkan melawan Edwin De Los Santos. Insiden itu membuat pertarungan dibatalkan dan memaksa Davis menata ulang langkahnya.
Jika Keyshawn Davis menang di New York dan Andy Cruz tampil impresif melawan Muratalla, maka sebuah keputusan besar menantinya.
Apakah mengejar duel prestisius melawan Andy Cruz di kelas 140 pound, atau melanjutkan perang kata-kata yang sudah memanas dengan Devin Haney menuju laga super di kelas welter.
“Sekarang perhatian besar ada pada saya dan Devin Haney,” kata Davis. “Itu pertarungan besar. Tapi semua tergantung bagaimana situasi berkembang.”
Artikel Tag: Andy Cruz, Keyshawn Davis, Las Vegas, Amerika Serikat, olimpiade