Lewis Soroti Masa Depan Deontay Wilder Jelang Comeback
Deontay Wilder
Berita Tinju: Mantan raja kelas berat tiga kali juara dunia, Lennox Lewis, angkat bicara soal masa depan Deontay Wilder yang akan kembali naik ring demi memburu gelar juara dunia.
Lewis tahu betul bagaimana rasanya kehilangan dan merebut kembali takhta kelas berat. Ia menjadi juara WBC pada 1993 setelah mengalahkan Tony Tucker, mempertahankan gelar melawan Frank Bruno dan Phil Jackson, sebelum tak terduga kalah dari Oliver McCall. Namun dua setengah tahun kemudian, Lewis membalas kekalahan tersebut dan kembali menjadi juara.
Sepanjang kariernya, Lewis mempertahankan gelar berkali-kali dan sempat menjadi juara tak terbantahkan. Ia juga pernah kalah mengejutkan dari Hasim Rahman, tetapi kembali membalasnya dengan kemenangan KO spektakuler. Kariernya ditutup dengan kemenangan atas Mike Tyson dan Vitali Klitschko, membuatnya dikenang sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik sepanjang masa.
Kini situasi serupa tengah dihadapi Wilder. Mantan juara WBC itu dikenal sebagai salah satu pemukul terkeras dalam sejarah kelas berat. Namun performanya dalam beberapa tahun terakhir menurun, memunculkan pertanyaan apakah ia masih layak bersaing di level tertinggi.
Berbicara kepada FightHub, Lewis menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan Wilder. “Bukan saya yang harus merasakan itu. Dia yang harus bertanya pada dirinya sendiri, apakah masih punya semangat bertarung,” kata Lewis.
Ia menambahkan bahwa Wilder tampaknya masih memiliki hasrat tersebut karena tetap aktif bertarung, meski kini bekerja dengan tim baru setelah berpisah dari manajer dan pelatih lamanya. “Ini hidupnya. Dia berhak menentukan jalannya sendiri. Saya bisa memberi saran, tapi dia tidak harus mendengarkannya,” lanjut Lewis.
Wilder dijadwalkan kembali bertarung melawan Derek Chisora pada 4 April mendatang. Kemenangan dalam laga tersebut bisa membuka peluang duel besar melawan Oleksandr Usyk demi gelar juara dunia kelas berat yang kini disatukan.
Pertanyaannya kini bukan soal kekuatan pukulan Deontay Wilder, melainkan apakah mental dan tekadnya masih cukup kuat untuk kembali mendaki ke puncak divisi kelas berat.
Artikel Tag: Deontay Wilder, Lennox Lewis