Kanal

Hamzah Sheeraz Wajib Hadapi Janibek Alimkhanuly untuk Pertahankan Gelar

Penulis: Abdi Ardiansyah
17 Agu 2026, 23:20 WIB

Janibek Alimkhanuly dan Hamzah Sheeraz

Berita Tinju - Hamzah Sheeraz harus bersiap menghadapi lawan berbahaya setelah WBO secara resmi memerintahkan duel melawan mantan juara dunia kelas menengah, Janibek Alimkhanuly.

Kedua petinju diberi waktu 13 hari untuk menyepakati pertarungan. Jika negosiasi gagal, WBO akan melanjutkan proses melalui purse bid untuk menentukan pihak yang memperoleh hak promosi.

Sheeraz saat ini memiliki rekor 24 kemenangan, satu hasil imbang, dan 19 kemenangan knockout. Petinju Inggris tersebut merebut gelar WBO kelas menengah super pada Mei setelah menghentikan Alem Begic di ronde kedua, kemudian mempertahankan sabuknya melalui kemenangan angka atas Simon Zachenhuber di Jeddah pada Juli.

Sementara itu, Alimkhanuly belum bertanding sejak April 2025. Petinju asal Kazakhstan tersebut sebelumnya memegang sabuk IBF dan WBO kelas menengah sebelum kariernya terganggu masalah doping.

Pada Desember 2025, Alimkhanuly dinyatakan positif meldonium menjelang pertarungan melawan Erislandy Lara. Ia membantah melakukan pelanggaran dengan sengaja dan menegaskan komitmennya terhadap olahraga bersih.

WBO kemudian menjatuhkan skorsing selama satu tahun pada Februari 2026. Namun, badan tinju tersebut mengizinkannya mempertahankan gelar WBO. Berbeda dengan WBO, IBF mencopot sabuk Alimkhanuly sebulan kemudian.

Dalam surat tertanggal 7 Agustus, WBO mengonfirmasi bahwa skorsing Alimkhanuly telah dihentikan sejak 10 Juli. Keputusan tersebut membuka jalan bagi sang petinju untuk kembali bertanding sekaligus mengejar gelar dunia di divisi kedua.

WBO menjelaskan bahwa Alimkhanuly dianggap sebagai pelanggar pertama dan sebelumnya tidak pernah gagal dalam tes antidoping. Badan tersebut juga menyatakan bahwa Alimkhanuly telah bekerja sama selama proses investigasi serta menyerahkan dokumen medis untuk mendukung pembelaannya.

Sebelumnya, Jacob Bank sempat didorong sebagai penantang wajib Sheeraz. Petinju Denmark itu bahkan disebut berpeluang menghadapi Sheeraz setelah keduanya meraih kemenangan pada kartu pertandingan yang sama.

Namun, WBO akhirnya memilih Alimkhanuly setelah status skorsingnya dihentikan.

Duel ini akan menjadi ujian menarik bagi Sheeraz karena Alimkhanuly memiliki pengalaman sebagai juara dunia dan belum pernah kalah sepanjang karier profesionalnya. Di sisi lain, Sheeraz memiliki keuntungan dari aktivitas bertanding yang jauh lebih tinggi dan momentum positif sejak naik ke kelas menengah super.

Jika pertarungan terwujud, Hamzah Sheeraz akan mempertaruhkan gelarnya melawan salah satu mantan juara dunia paling berbahaya di kelas tersebut.

Artikel Tag: WBO, Erislandy Lara, kelas menengah, Kelas Menengah Super, Janibek Alimkhanuly, Hamzah Sheeraz

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru