Kanal

Claressa Shields Rebut Kembali Gelar WBC dan WBA Kelas Menengah

Penulis: Hanif Rusli
17 Agu 2026, 20:26 WIB

Claressa Shields mengontrol pertarungan melalui kombinasi kecepatan, akurasi pukulan, dan kekuatan untuk mengatasi perlawanan Scott. (Foto: Fight TV)

Claressa Shields kembali menguasai kelas menengah setelah menghentikan Kaye Scott melalui technical knockout (TKO) pada ronde keenam di State Farm Arena, Atlanta, Sabtu (15/8) malam.

Kemenangan tersebut membuat Shields merebut kembali sabuk WBC dan WBA.

Claressa Shields (19-0, 4 KO) turun tiga kelas untuk pertarungan tersebut. Petinju yang menempati peringkat pertama pound-for-pound wanita versi ESPN itu sebelumnya merupakan juara dunia sejati kelas berat wanita dan terakhir bertarung di kelas menengah pada 2023.

Meski harus melakukan penurunan berat badan signifikan, Shields tetap tampil dominan.

Ia mengontrol pertarungan melalui kombinasi kecepatan, akurasi pukulan, dan kekuatan untuk mengatasi perlawanan Scott (5-2-1).

"Ini merupakan kamp latihan yang sangat berat. Saya menurunkan 38 pound, dari 198 menjadi 160 pound. Saya merasa ini adalah periode paling disiplin sejak Olimpiade," kata Claressa Shields.

Scott, yang berusia 42 tahun, tidak memilih bertahan dan berusaha meladeni pertukaran pukulan.

Namun, kekuatan dan akurasi Shields membuat juara bertahan tersebut kesulitan. Bahkan, Scott sudah mengalami benjolan besar di dahinya pada awal ronde kedua.

Shields terus mempertahankan kendali hingga ronde keenam. Sebuah hook kiri keras membuat Scott kehilangan keseimbangan dan terhuyung ke arah tali ring.

Setelah melihat lawannya dalam kondisi goyah, Shields langsung meningkatkan tekanan untuk mencari kemenangan sebelum bel akhir.

Sudut Scott kemudian melemparkan handuk, sementara wasit menghentikan pertarungan pada menit 1:38 ronde keenam.

"Saya sebenarnya hanya mencoba membaca permainannya. Dia lebih kuat dari yang saya perkirakan. Saya tahu setelah menurunkan berat badan sebanyak itu, saya tidak ingin terlalu menguras tenaga sejak awal," ujar Shields.

Pertarungan tersebut menjadi penampilan pertama Shields di kelas menengah setelah empat pertandingan sebelumnya dijalani di kelas berat.

Pada Februari lalu, ia mengalahkan Franchon Crews-Dezurn melalui keputusan mutlak.

Shields memiliki sejarah sebagai juara tak terbantahkan di kelas menengah, junior menengah, dan kini kelas berat.

Dengan pencapaian tersebut, ia menjadi satu-satunya petinju wanita yang pernah menjadi juara tak terbantahkan di tiga kelas berbeda.

Setelah merebut kembali dua sabuk kelas menengah, Shields langsung mengarahkan perhatian kepada calon lawan berikutnya.

Ia menyebut juara welterweight terpadu Lauren Price sebagai salah satu targetnya.

Selain Price, Shields juga menyatakan minat menghadapi Tamm Thibeault, pemegang sabuk WBO dan IBF kelas menengah.

Bagi Scott, kekalahan tersebut menjadi pukulan dalam upayanya mempertahankan gelar pada penampilan pertamanya sebagai juara bertahan.

Namun, Shields kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu petinju wanita terbaik dunia.

Artikel Tag: Claressa Shields, Lauren Price

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru