Dmitry Bivol Diperintahkan Hadapi Callum Smith untuk Gelar WBO
Dmitry Bivol kemungkinan akan menjalani laga wajib secara beruntun. (Foto: Fight TV)
Dmitry Bivol kembali harus menghadapi laga wajib setelah badan tinju WBO resmi memerintahkan duel melawan penantang nomor satu Callum Smith.
Kedua pihak diberi waktu 20 hari untuk mencapai kesepakatan terkait pertarungan perebutan gelar kelas berat ringan WBO tersebut.
Presiden WBO Gustavo Olivieri mengumumkan keputusan tersebut melalui akun X miliknya.
Dalam pernyataannya, WBO menyebut pertarungan Bivol kontra Smith diperlukan untuk memenuhi kewajiban pertahanan wajib sekaligus mengakhiri status Smith sebagai juara interim.
"Komite kejuaraan dunia WBO secara resmi telah memerintahkan dimulainya negosiasi untuk kejuaraan dunia kelas berat ringan WBO antara juara dunia Dmitry Bivol dan juara interim Callum Smith," tulis Olivieri.
WBO memberikan waktu 20 hari bagi kedua kubu untuk mencapai kesepakatan. Jika negosiasi gagal, proses lelang pertandingan atau purse bid akan diperintahkan untuk menentukan penyelenggara duel tersebut.
Dmitry Bivol (25-1, 12 KO) kemungkinan akan menjalani laga wajib secara beruntun.
Pada akhir Mei lalu, petinju asal Rusia itu kembali bertanding setelah absen hampir 18 bulan dengan mengalahkan Michael Eifert melalui kemenangan angka telak dalam duel wajib gelar IBF.
Setelah kemenangan tersebut, Dmitry Bivol sempat mengungkapkan keinginannya untuk menjalani trilogi melawan mantan juara dunia kelas berat ringan sejati Artur Beterbiev.
Kedua petinju saat ini memiliki rekor imbang 1-1 setelah dua pertemuan sebelumnya.
Selain Beterbiev, Dmitry Bivol juga menyebut juara WBC kelas berat ringan David Benavidez sebagai salah satu lawan yang ingin ia hadapi.
Namun, keinginannya tersebut harus menunggu karena status gelar WBO mewajibkannya menghadapi Smith.
Smith (31-2, 22 KO) merupakan mantan juara dunia kelas menengah super yang kini memegang status juara interim WBO kelas berat ringan.
Ia mendapatkan posisi tersebut setelah mengalahkan Joshua Buatsi tahun lalu dan memberikan kekalahan pertama dalam karier profesional Buatsi.
Smith sebelumnya dijadwalkan menghadapi David Morrell pada 18 April dalam duel yang menentukan penantang wajib Bivol.
Namun, cedera tulang rusuk saat masa persiapan membuat Smith harus mundur dari pertandingan tersebut.
Morrell kemudian memilih menghadapi Zak Chelli pada 9 Mei. Rencananya, pemenang laga itu akan bertemu Smith untuk menentukan penantang berikutnya.
Akan tetapi, Morrell justru kalah melalui penghentian ronde ke-10, sehingga WBO akhirnya menetapkan Smith sebagai lawan wajib Bivol.
Jika duel ini terealisasi, Bivol akan kembali menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik di kelas berat ringan dunia.
Artikel Tag: Dmitry Bivol, Artur Beterbiev, callum smith