David Benavidez Ingin Hadapi Artur Beterbiev, Bukan Demi Popularitas
Artur Beterbiev dan David Benavidez
Berita Tinju - David Benavidez menegaskan ambisinya untuk menghadapi Artur Beterbiev dalam salah satu pertarungan terbesar di divisi kelas berat ringan. Menurutnya, duel tersebut bukan sekadar perebutan gengsi, melainkan kesempatan membuktikan bahwa dirinya pantas menyandang status sebagai petinju terbaik di dunia.
Benavidez sedang berada dalam performa terbaik sepanjang kariernya. Pada Mei lalu, petinju berjuluk The Mexican Monster itu tampil dominan saat menghentikan Gilberto Ramirez pada ronde keenam untuk merebut gelar juara dunia WBA dan WBO kelas penjelajah. Kemenangan tersebut menjadikannya juara dunia di tiga divisi berbeda sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju elite saat ini.
Meski telah sukses di kelas penjelajah, Benavidez masih berstatus juara dunia WBC kelas berat ringan. Ia juga telah ditetapkan sebagai penantang wajib gelar WBC kelas penjelajah milik Noel Mikaelian, yang diperkirakan menjadi lawan berikutnya.
David Benavidez mengungkapkan bahwa pertarungan melawan Mikaelian kemungkinan menjadi laga terakhirnya dalam kontrak bersama Premier Boxing Champions. Setelah itu, ia berencana menandatangani kontrak baru sebelum mengejar duel duel terbesar di kelas berat ringan.
Salah satu target utamanya adalah Artur Beterbiev, mantan juara dunia tak terbantahkan yang dikenal memiliki rekor knockout luar biasa. Selain Beterbiev, nama Dmitry Bivol juga masuk dalam daftar lawan yang ingin dihadapinya.
"Itu adalah pertarungan yang benar benar saya inginkan. Bukan untuk membuktikannya kepada orang lain, tetapi kepada diri saya sendiri bahwa saya memang petinju terbaik di dunia. Beterbiev adalah petarung yang sangat kuat dan memiliki pengalaman luar biasa," kata Benavidez.
Ia juga merasa peluang menghadapi dua rival tersebut kini semakin terbuka.
"Sekarang semua orang mulai membicarakan saya melawan Beterbiev maupun Bivol. Saya yakin pertarungan itu akan terjadi, tetapi saya harus menyelesaikan laga berikutnya lebih dulu sebelum menandatangani kontrak baru," ujarnya.
Beterbiev sendiri masih menjadi salah satu nama terbesar di divisi kelas berat ringan. Pada 2024 ia sempat menyatukan seluruh sabuk juara dunia setelah mengalahkan Dmitry Bivol. Namun, dalam laga ulang beberapa bulan kemudian, Bivol berhasil membalas kekalahan tersebut dan merebut kembali gelar juara melalui kemenangan angka mayoritas.
Jika seluruh rencana berjalan sesuai harapan, David Benavidez berpeluang menjalani salah satu pertarungan terbesar dalam kariernya pada 2027. Duel melawan Beterbiev maupun Bivol diyakini akan menjadi penentu status petinju terbaik di divisi kelas berat ringan, sekaligus memperkuat posisi Benavidez dalam daftar petinju pound for pound dunia.
Artikel Tag: David Benavidez, kelas penjelajah, kelas berat ringan, Artur Beterbiev