Brad Casey Targetkan Peran Besar di Divisi Kelas Penjelajah Inggris
Brad Casey fokus mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin setelah tampil di sejumlah ajang besar seperti Matchroom, Queensberry, dan Boxxer. (Foto: Fight TV)
Brad Casey memiliki ambisi besar untuk menjadi salah satu nama penting di divisi kelas penjelajah Inggris.
Meski baru memulai perjalanan profesionalnya, petinju berusia 20 tahun itu memilih bersabar sambil terus mengembangkan kemampuan sebelum bersaing dengan nama-nama besar di kelas 200 pound tersebut.
Casey (5-0, 2 KO) telah mengenal dunia tinju sejak usia tujuh tahun. Ia juga tidak pernah mengalami kekalahan saat berkarier di level amatir senior sebelum memutuskan beralih ke profesional.
Petinju bertinggi badan 190 sentimeter itu merasa gaya bertinjunya lebih cocok untuk kompetisi profesional.
Meski memiliki postur ideal dan latar belakang yang kuat, Brad Casey menyadari dirinya masih berada pada tahap awal perjalanan di kelas penjelajah.
Ia kini fokus mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin setelah tampil di sejumlah ajang besar seperti Matchroom, Queensberry, dan Boxxer.
Salah satu aspek yang sedang ia perbaiki adalah kesabaran saat bertarung. Casey ingin lebih mengandalkan kemampuan tekniknya dan tidak terburu-buru ketika menghadapi lawan.
"Saya hanya berusaha menjadi jauh lebih sabar. Setiap pertarungan, saya belajar dari pengalaman tersebut. Hal terbesar yang saya pelajari adalah tetap menggunakan kemampuan tinju saya daripada terlalu bersemangat," ujar Casey kepada The Ring.
Casey menilai kesempatan bertarung dalam ronde yang lebih panjang akan membantunya berkembang.
Setelah mulai menjalani laga enam ronde, ia merasa memiliki lebih banyak waktu untuk membaca lawan dan membangun serangan secara perlahan.
"Saya merasa semakin lama berada di atas ring, saya bisa menghancurkan lawan-lawan ini secara bertahap dan menghentikan mereka," tambahnya.
Dalam proses perkembangannya, Casey berlatih bersama prospek kelas berat Leo Atang (7-0, 6 KO) di Legions Boxing Gym, York.
Keduanya sama-sama sedang membangun karier dan mengambil langkah awal dalam dunia profesional.
Berbeda dengan Atang yang berada di kelas berat, Brad Casey merasa dirinya memiliki tekanan lebih kecil untuk langsung memberikan dampak besar.
Namun, ia menyadari divisi kelas penjelajah Inggris saat ini memiliki banyak talenta muda yang menjanjikan.
Casey mulai membayangkan potensi pertarungan besar yang bisa ia jalani di masa depan. Ia melihat perkembangan divisi tersebut sebagai peluang untuk menjadi bagian dari generasi baru petinju Inggris.
"Talenta yang kami miliki di divisi cruiserweight membuat masa depan sangat menarik. Ketika melihat kemampuan yang ada dan pertarungan yang mungkin terjadi untuk saya, itu benar-benar membuat saya bersemangat," katanya.
Salah satu petinju yang mendapat perhatian Brad Casey adalah Pat Brown, peraih medali Olimpiade 2024 asal Manchester.
Brown saat ini berada beberapa langkah di depan dalam perkembangannya dan dianggap sebagai salah satu calon pemimpin generasi baru kelas penjelajah Inggris.
Casey mengaku pernah berbagi ronde latihan dengan Brown dan sangat menghormati kemampuan serta sikap rendah hati sang petinju.
Menurutnya, Brown telah membuka jalan bagi para petinju muda lain untuk mengikuti jejaknya.