Pandangan Alexander Zverev Tentang Pengaruh Absennya Jannik Sinner
Alexander Zverev [image: AFP]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Jerman yang berusia 29 tahun, Alexander Zverev tengah menjalani musim terbaik dalam hidupnya pada musim 2026.
Setelah bermusim-musim dijuluki sebagai petenis hebat yang belum pernah memenangkan gelar Grand Slam, petenis berkebangsaan Jerman akhirnya meraih gelar Grand Slam yang selama ini sulit digapainya di French Open musim 2026.
Berbekal kepercayaan diri yang baru, ia kemudian melaju ke final Wimbledon untuk kali pertama dalam kariernya, sebelum menambah koleksi trofi Grand Slam-nya dengan gelar kedua di US Open. Ia kini dipastikan akan mengamankan status peringkat 1 dunia, menyusul tersingkirnya Carlos Alcaraz lebih awal dari Shanghai Open yang menjamin ia akan mengakhiri musim ini di posisi puncak.
Salah satu kritik terhadap musim gemilang peraih medali emas Olimpiade di Tokyo tahun 2021 adalah bahwa ia tidak perlu mengalahkan Jannik Sinner ataupun Alcaraz dalam perjalanannya meraih dua gelar Grand Slam pertama dalam kariernya. Absennya petenis berkebangsaan Italia dari turnamen ATP selama sisa musim ini akibat cedera menjadi alasan utama petenis berkebangsaan Jerman akan naik ke peringkat 1 dunia.
"Saya tahu banyak orang menganggap absennya ia dari turnamen sebagai hal yang menguntungkan bagi saya. Saya sama sekali tidak berpendapat demikian, justru sebaliknya," ujar Zverev mengenai Sinner.
"Saya bukan tipe orang seperti itu, saya senang bersaing dengan petenis-petenis terbaik dunia dan meskipun Jannik telah mengalahkan saya berkali-kali pada musim ini, saya berharap ia tetap berkompetisi di turnamen bersama saya."
“Saya berharap ia bisa segera kembali bermain di turnamen-turnamen paling penting di dunia karena ia adalah salah satu petenis terbaik dunia dan layak berada di sana. Menurut saya, langkahnya untuk tidak terburu-buru adalah hal yang tepat. Jika mengalami peradangan, penting untuk menanganinya dengan benar agar bisa sembuh total.”
“Cedera seperti ini cenderung kambuh jika tidak ditangani dengan tepat. Cedera yang saya alami pada musim 2022 berbeda dengan yang dialami Jannik. Cedera saya terjadi secara tiba-tiba, saya mengalami robekan pada tujuh ligamen dan patah tulang di dua titik pada pergelangan kaki kanan. Saya tahu persis apa yang harus dilakukan untuk pemulihan.”
Petenis berkebangsaan Jerman mengalami robekan pada ketiga ligamen lateral pergelangan kakinya saat melakoni semifinal melawan Rafael Nadal di French Open musim 2022.
“Saya butuh waktu tujuh bulan untuk bisa kembali ke lapangan — waktu yang sebenarnya tidak terlalu lama — lalu satu musim untuk mengembalikan performa tenis saya. Menurut saya, Jannik tidak akan butuh waktu selama itu karena ia tidak mengalami patah tulang. Setidaknya, itulah pemahaman saya,” lanjut Zverev.
Artikel Tag: French Open, US Open, alexander zverev, Jannik Sinner