Kanal

Carlos Alcaraz Akhiri Kisah Dongeng Valentin Vacherot Di Monte Carlo

Penulis: Dian Megane
12 Apr 2026, 06:32 WIB

Carlos Alcaraz [image: atp tour]

Berita Tenis: Carlos Alcaraz mengakhiri perjalanan memukau petenis favorit tuan rumah, Valentin Vacherot di Monte Carlo Open musim 2026 dengan penampilan semifinal yang berkelas.

Dengan demikian, petenis peringkat 1 dunia membukukan final Monte Carlo Open yang spektakuler melawan musuh bebuyutannya, Jannik Sinner.

Petenis berusia 22 tahun menenggelamkan Vacherot yang penuh semangat dengan 6-4, 6-4 di semifinal Monte Carlo Open yang digelar di Court Rainier III, sehingga ia masih berpeluang mempertahankan gelar turnamen Masters 1000 yang digelar di clay-court tersebut.

Petenis berkebangsaan Spanyol dengan lihai mengatasi servis keras dan permainan memukau petenis peringkat 23 dunia, Vacherot yang membuat penonton tuan rumah mendukungnya dengan antusias di sepanjang semifinal. Ia juga mengkonversi tiga dari empat peluang break point yang ia ciptakan dalam perjalanan memetik kemenangan dalam waktu 84 menit.

Dengan petenis unggulan kedua, Sinner sebelumnya mengandaskan petenis unggulan ketiga, Alexander Zverev di semifinal lain, para penggemar di Monte Carlo dan seluruh dunia bisa menantikan pertemuan pertama antara dua petenis peringkat 2 besar pada musim ini. Petenis berkebangsaan Spanyol akan memasuki final Monte Carlo Open dengan keunggulan 10-6 dalam head to head melawan petenis berkebangsaan Italia.

Akan ada dua hadiah yang ditawarkan bagi pemenang di final Monte Carlo Open. Selain membawa pulang trofi kemenangan, siapa pun yang menang akan menjadi petenis peringkat 1 dunia.

“Saya pikir itu mimpi bagi semua orang. Saya akan berjuang demi gelar kedua di Monte Carlo, ia akan berjuang untuk gelar pertamanya di sini,” ungkap Alcaraz yang akan melakoni pertemuan pertama mereka sejak bertemu di partai puncak ATP Finals musim 2025.

“Itu akan menjadi salah satu laga yang sangat istimewa. Petenis peringkat 1 dunia juga dipertaruhkan, yang akan membuat laga selanjutnya bahkan terasa lebih istimewa.”

Petenis unggulan pertama juga memberikan tribut kepada Vacherot yang menjadi petenis berkebangsaan Monako pertama yang lolos ke perempatfinal dan semifinal Monte Carlo Open di Open Era. Meski kalah, ia akan naik ke peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 17 dunia.

“Bagi saya, saya hanya merasa gembira bisa memenangkan pertandingan yang sangat menyulitkan melawan Valentin,” tutur Alcaraz.

“Ia bermain tenis dnegan luar biasa, penuh percaya diri, bermain di kandang sendiri. Benar-benar menyulitkan untuk memetik kemenangan, tetapi saya merasa sangat senang tentang pertemuan pertama saya melawan Jannik pada musim 2026.”

Artikel Tag: Monte Carlo Open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru