Serhii Bohachuk Sebut Dirinya Lebih Bertenaga Usai Naik ke Kelas Menengah
Menurut Serhii Bohachuk, masalah di timbangan sangat memengaruhi performanya di atas ring. (Foto: Fight TV)
Serhii Bohachuk memasuki laga terbarunya dengan rasa urgensi tinggi dan energi yang kembali terisi.
Petinju asal Ukraina itu akan menjalani debutnya di kelas menengah saat menghadapi Radzhab Butaev dalam pertarungan 10 ronde pada Minggu (1/2) di ajang Zuffa Boxing 2 di Meta Apex, Las Vegas, yang disiarkan melalui Paramount+.
Pertarungan Bohachuk kontra Butaev menjadi partai pendukung utama. Pada laga utama, Jose Valenzuela akan berhadapan dengan Diego Torres dalam duel kelas ringan 10 ronde.
Kartu utama juga diramaikan bentrokan kelas berat ringan antara Oleksandr Gvozdyk dan Radivoje Kalajdzic.
Serhii Bohachuk (26-3, 24 KO) naik kelas dari 154 pon ke 160 pound setelah mengalami kesulitan besar saat menurunkan berat badan pada laga sebelumnya.
Dalam pertarungan terakhirnya, ia menelan kekalahan angka mutlak yang cukup telak dalam laga ulang melawan Brandon Adams.
Menurut Serhii Bohachuk, masalah di timbangan sangat memengaruhi performanya di atas ring.
Petinju berusia 30 tahun itu mengakui bahwa dirinya tidak tampil sebagai versi terbaik saat menghadapi Adams.
Ia merasa kehilangan tenaga dan daya pukul, sesuatu yang biasanya menjadi ciri khasnya.
Bohachuk bahkan membandingkan kondisinya saat itu dengan pertarungan-pertarungan sebelumnya, termasuk ketika ia menghadapi Vergil Ortiz Jr., di mana ia masih merasakan kekuatan penuh dalam setiap serangan.
Kini, setelah naik ke kelas menengah, Bohachuk merasakan perubahan besar. Ia merasa jauh lebih kuat, lebih segar, dan lebih nyaman secara fisik.
Menurutnya, perbedaan kondisinya sekarang dibanding jelang laga melawan Adams seperti siang dan malam.
Ia yakin kelas menengah adalah divisi yang lebih cocok untuk tubuh dan gaya bertinjunya.
Sepanjang karier profesionalnya, Serhii Bohachuk hanya kalah dari dua nama besar.
Ia dua kali dikalahkan Brandon Adams dan sekali kalah tipis melalui keputusan mayoritas dari Vergil Ortiz Jr., meski sempat menjatuhkan Ortiz dua kali.
Kekalahan tersebut tetap membuat namanya diperhitungkan, mengingat kualitas lawan-lawannya yang berada di jajaran atas peringkat dunia.
Di sisi lain, Radzhab Butaev (16-1, 12 KO) juga bukan lawan sembarangan.
Petinju Rusia berusia 32 tahun itu lama berkiprah di kelas welter sebelum naik ke 154 pon usai kalah tipis dari Eimantas Stanionis pada 2022.
Setelah sempat vakum cukup lama, Butaev kembali naik ring dan meraih kemenangan angka pada November lalu.
Bohachuk menyadari tantangan yang ada, namun ia percaya diri. Ia menilai Butaev sebagai petinju kuat dan cerdas, tetapi menegaskan bahwa persiapannya berjalan sangat baik.
Bohachuk bertekad menunjukkan versi terbaik dirinya di kelas menengah dan membuktikan bahwa langkah naik divisi adalah keputusan yang tepat.
Artikel Tag: Serhii Bohachuk, Las Vegas