Shakur Stevenson Batasi Syarat Duel Lawan Garcia dan Benn
Shakur Stevenson
Berita Tinju: Shakur Stevenson sedang berada di puncak performa. Petinju 28 tahun itu baru saja mencatat kemenangan impresif atas Teofimo Lopez dan merebut gelar WBO kelas super ringan melalui kemenangan angka dominan pada Januari lalu. Hasil tersebut membuat Stevenson menyandang status juara dunia di empat divisi berbeda sekaligus memperkuat posisinya dalam daftar petinju terbaik lintas kelas.
Banyak pengamat mulai mempertanyakan siapa yang mampu menghentikan langkah petinju kidal dengan gaya defensif licin tersebut. Opsi naik ke kelas welter 147 pon pun muncul sebagai tantangan berikutnya. Namun Stevenson menegaskan bahwa langkah itu bukan rencana dalam waktu dekat.
Ia sebelumnya membuka peluang naik kelas dengan syarat adanya klausul rehidrasi 10 pon. Meski begitu, ketika wacana duel melawan sejumlah nama besar menguat, Stevenson justru bersikap tegas.
Nama Ryan Garcia, Conor Benn, hingga juara WBO welter Devin Haney disebut sebagai kandidat lawan potensial. Garcia bahkan sempat menyatakan kesediaannya bertarung di batas 144 pon sebelum menghadapi Mario Barrios.
Namun setelah pertarungan tersebut, kubu Garcia berubah sikap dan meminta duel digelar di 147 pon. Stevenson menilai perubahan itu tidak konsisten dengan pembicaraan awal.
“Saya rasa Garcia memang serius menginginkan pertarungan ini. Tapi semuanya harus masuk akal secara bisnis dan teknis,” ujar Stevenson. “Sebelum laga melawan Barrios, mereka bilang mau di 144 pon. Setelah itu, tiba tiba jadi 147 pon. Saya tidak akan naik ke 147 dalam waktu dekat. Mungkin itu kelas terakhir dalam karier saya, tapi bukan sekarang.”
Sikap tersebut berpotensi menutup pintu duel melawan Haney yang telah lama berkompetisi di kelas welter dan mengaku tidak lagi optimal saat turun ke bobot lebih ringan. Sementara Benn juga belum memberikan respons soal batas 144 pon, meski ia dijadwalkan bertarung di kelas 150 pon dalam laga berikutnya.
Keputusan Shakur Stevenson menunjukkan bahwa ia ingin menjaga kendali atas kariernya, termasuk dalam menentukan batas berat ideal. Namun di sisi lain, sikap keras itu bisa membuat sejumlah laga besar yang dinanti publik menjadi sulit terwujud dalam waktu dekat.
Juara Dunia Tuding Conor Benn Kabur: Sampah
Artikel Tag: Tinju kelas welter, Ryan Garcia, conor benn, Shakur Stevenson