Kanal

Ryan Rozicki Kembali Bertarung 7 Maret Usai Tahun 2025 yang Dihantui Cedera

Penulis: Hanif Rusli
05 Jan 2026, 09:56 WIB

Ryan Rozicki dipastikan kembali naik ring pada 7 Maret mendatang, menghadapi Gerardo Mellado dalam laga 10 ronde di Centre 200, Nova Scotia. (Foto: Fight TV)

Penantang kelas penjelajah Ryan Rozicki akhirnya siap membuka lembaran baru pada 2026 setelah melewati tahun 2025 yang penuh cobaan akibat cedera.

Petinju asal Kanada itu dipastikan kembali naik ring pada 7 Maret mendatang, menghadapi Gerardo Mellado dalam laga 10 ronde yang akan menjadi partai utama ajang Three Lions Promotions di Centre 200, Nova Scotia.

Ryan Rozicki (20-1-1, 19 KO), yang dijuluki “The Bruiser” dan saat ini menempati peringkat kelima kelas cruiserweight versi The Ring, sejatinya dijadwalkan menghadapi juara dunia WBC saat itu, Badou Jack, pada Mei 2025.

Namun rencana besar tersebut buyar setelah ia mengalami robekan otot bisep yang memaksanya menjalani operasi.

Cedera itu menjadi awal dari periode sulit yang membuat kariernya terhenti. Upaya comeback pada Oktober melawan Akani Phuzi juga gagal terwujud.

Ryan Rozicki kembali memperparah cederanya dalam masa persiapan dan harus menepi untuk pemulihan lanjutan.

Akibatnya, ia belum bertanding sejak Desember 2024, saat menghadapi Yamil Alberto Peralta dalam perebutan gelar interim WBC yang berakhir imbang mayoritas.

Kini, petinju berusia 30 tahun itu mengaku telah pulih sepenuhnya dan siap kembali menunjukkan kekuatan utamanya, yakni pukulan knockout yang selama ini menjadi ciri khasnya.

“Sudah lebih dari setahun saya menepi karena cedera, dan hampir dua tahun saya tidak menjatuhkan lawan dengan KO. Itu jelas membuat frustrasi,” ujar Ryan Rozicki. “Tapi sekarang saya 100 persen fit. Pertarungan ini penting untuk mengembalikan ritme, setelah itu saya akan kembali mengejar sabuk juara dunia.”

Meski demikian, Rozicki menegaskan tidak akan meremehkan lawannya.

Gerardo Mellado (12-4, 7 KO), petinju asal Chile berusia 33 tahun, dikenal tangguh dan lebih aktif bertanding dalam beberapa waktu terakhir.

Mellado sendiri baru saja menelan kekalahan angka mutlak 10 ronde dari Juergen Uldedaj di Inggris pada April lalu.

Mellado datang dengan penuh kepercayaan diri meski harus bertarung di kandang lawan. “Bertarung di wilayah musuh bukan hal baru bagi saya,” kata Mellado. “Saya datang ke Kanada untuk menang KO, bukan menyerahkan hasil pada juri. Banyak petinju menghindari Rozicki, tapi bukan saya. Saya datang untuk merusak malamnya di negaranya sendiri.”

Bagi Ryan Rozicki, laga ini menjadi langkah awal penting untuk kembali ke jalur perebutan gelar dunia setelah masa sulit yang panjang.

Jika mampu tampil meyakinkan pada 7 Maret, ambisinya menantang sabuk juara dunia di 2026 akan kembali terbuka lebar.

Artikel Tag: Ryan Rozicki

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru