Kanal

Menghitung Mundur Sistem Poin 21 Yang Akan Beralih ke Sistem 15 Poin

Penulis: Yusuf Efendi
03 Jan 2026, 15:30 WIB

Bulu Tangkis/[Foto:Sportstar]

Berita Badminton : Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akan memutuskan pada bulan April apakah akan beralih secara permanen ke sistem 15 poin dalam turnamen di setiap tingkatan setelah menguji kelayakan format tersebut dalam kompetisi junior dan tingkat bawah tahun lalu.

Dan jika BWF mendapatkan persetujuan selama rapat umum tahunan pada bulan April, Malaysian Open tahun ini yang dimulai pada hari Selasa di Axiata Arena, Bukit Jalil, bisa menandai penampilan terakhir dari sistem penilaian 21 poin yang sudah dikenal.

“Meskipun aturannya tidak akan berubah, pengurangan poin ke 15 poin kemungkinan akan menghasilkan pertandingan yang lebih pendek dan cepat serta menuntut penyesuaian yang signifikan dari para pemain,” kata Kok Keong.

Dengan kemungkinan bahwa para penggemar menyaksikan sistem 21 poin untuk terakhir kalinya di ajang World Tour Super 1000 di kandang sendiri dan akan beralih ke 15 poin, ia berharap para pemain bulu tangkis Malaysia dapat tampil maksimal dan memberikan penampilan yang tak terlupakan.

Malaysia belum memiliki finalis dalam kompetisi ini sejak Datuk Lee Chong Wei mengangkat trofi tunggal putra pada tahun 2018.

Turnamen tersebut tidak diadakan pada tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. Kok Keong sendiri mencapai final dua kali pada tahun 1990 dan 1991 sebelum kalah dari pemain hebat nasional lainnya, Datuk Rashid Sidek.

“Selama masa bermain saya, saya dua kali kalah dari Rashid di final. Pemain Malaysia menikmati keuntungan bermain di kandang sendiri, tetapi mereka juga harus bermain dengan percaya diri,” kata Kok Keong.

“Sangat penting bagi mereka untuk menganalisis permainan lawan dengan baik. Pelatih hanya bisa melakukan hal-hal tertentu. Mereka hanya bisa membimbing.”

“Selebihnya terserah para pemain. Saya harap para pemain kami bisa tampil bagus kali ini.” Terlepas dari catatan buruk belakangan ini,

Malaysia memiliki beberapa kandidat kuat untuk meraih gelar juara di nomor ganda. Harapan besar tertumpu pada juara dunia ganda campuran bertahan Chen Tang Jie-Toh Ee Wei, peraih medali perak dunia Pearly Tan-M. Thinaah, dan juara ganda putra Asia 2025 Aaron Chia-Soh Wooi Yik.

Di nomor ganda putra, pasangan peringkat 5 dunia Man Wei Chong-Tee Kai Wun dan peringkat 7 dunia Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani juga termasuk di antara mereka yang bisa mengakhiri penantian kemenangan tuan rumah.

Artikel Tag: BWF, Sistem penilaian, 15 Poin, 21 Poin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru