Reito Tsutsumi Akui Perlu “Naik Level” pada 2026 Usai Ujian Berat di Riyadh
Reito Tsutsumi dengan jujur mengakui bahwa ia masih perlu banyak meningkatkan kemampuannya pada 2026. (Foto: Fight TV)
Prospek muda asal Jepang, Reito Tsutsumi, menyadari bahwa perjalanan menuju puncak dunia tinju masih panjang.
Meski meraih kemenangan TKO atas Leobardo Quintana dalam ajang Ring V: Night of the Samurai di Riyadh, Arab Saudi, akhir Desember lalu, Tsutsumi dengan jujur mengakui bahwa ia masih perlu banyak meningkatkan kemampuannya pada 2026.
Petinju kelas junior lightweight berusia 23 tahun asal Prefektur Chiba itu memang menikmati awal karier profesional yang terbilang luar biasa.
Reito Tsutsumi memulai debut profesionalnya pada Mei lalu di panggung megah ajang The Ring di New York.
Sejak itu, Tsutsumi terbiasa tampil di sorotan besar dan belajar langsung di level tertinggi.
Pada Juli, ia kembali naik ring di Ring III yang juga digelar di New York.
Namanya semakin dikenal ketika tampil di partai pendukung duel raksasa Saul “Canelo” Alvarez melawan Terence Crawford pada September.
Meski laga utama mencuri perhatian dunia, kemenangan cepat Tsutsumi atas Javier Martinez berhasil membuat banyak pengamat menoleh.
Dengan rekor sempurna 4-0 (3 KO), pihak matchmaker menilai Tsutsumi sudah siap menghadapi ujian yang lebih serius.
Ia pun dipasangkan dengan petinju Meksiko yang agresif dan ambisius, Leobardo Quintana (12-2, 5 KO).
Quintana terbukti tangguh dan memberikan perlawanan nyata sebelum akhirnya dihentikan Tsutsumi pada ronde keempat.
Pertarungan tersebut menjadi tes penting bagi Reito Tsutsumi. Ia harus bekerja keras dan menyesuaikan strategi karena gaya bertarung lawannya tidak sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi awal.
Menurut Tsutsumi, persiapan menghadapi berbagai tipe petinju selama latihan membantunya beradaptasi di atas ring.
Target Reito Tsutsumi terbilang ambisius: bertarung memperebutkan gelar juara dunia pada laga profesional ke-10.
Namun, divisi junior lightweight dikenal sangat kompetitif dan penuh dengan petinju berkualitas. Karena itu, proses pembelajaran bertahap menjadi kunci.
Meski menang meyakinkan, Tsutsumi tetap bersikap realistis. Ia menilai penampilannya masih jauh dari harapan pribadi.
Dengan nada tenang, ia menegaskan tekadnya untuk terus berkembang selangkah demi selangkah pada 2026, meningkatkan peringkat, dan perlahan mendekatkan dirinya pada panggung juara dunia.
Artikel Tag: Reito Tsutsumi