Kanal

Red Bull dan Aston Martin Diduga Langgar Aturan Budget Cap

Penulis: Abdi Ardiansyah
30 Sep 2022, 23:25 WIB

Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen

Berita F1: FIA dikabarkan sudah menerima laporan pengeluaran semua tim pada musim 2021. Red Bull Racing dan Aston Martin lantas disebut-sebut telah melebih batas anggaran.

FIA dikabarkan sudah menginformasikan kepada tim-tim perihal rampungnya analisis untuk kejuaraan musim 2021. Dokumen resmi pun siap dirilis untuk memberikan jawaban pasti atas budget cap.

Sebagai bagian dari proses untuk mengatur batas biaya per musim, tim yang mengeluarkan uang di bawah budget cap 145 juta dolar Amerika (sekira Rp2,2 triliun) akan mendapat sertifikat kepatuhan.

Namun, tim mana pun yang diketahui melampaui batas pengeluaran harus menjalani sidang lebih lanjut, yang kemudian bisa berujung penalti sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pandangan FIA soal ketaatan pada peraturan bugdet cap telah bersifat final, dikuatkan dengan pernyataan dalam regulasi olahraga:

“Tidak akan ada hak banding terhadap keputusan apa pun oleh Administrasi Batas Biaya untuk mengeluarkan sertifikat kepatuhan kepada Tim F1,”

FIA sejauh ini belum memberitahu tim mana yang melanggar aturan batas biaya atau tidak. Beberapa sumber di paddock menyatakan bahwa ada dua tim yang berisiko tidak mendapatkan sertifikat kepatutan.

Diyakini pula, bahwa salah satu tim mungkin telah melakukan pelanggaran kecil terhadap aturan budget cap. Sementara itu tim yang lain berupa pelanggaran material yang lebih serius.

Sumber menyebutkan dua tim yang dimaksud yakni Red Bull Racing dan Aston Martin. Kendati demikian, kedua tim belum memberikan pernyataan lebih lanjut.

Bos Die Roten Bullen, Christian Horner, menolak untuk memberikan komentar. Sedangkan Aston Martin hanya menyatakan bahwa budget cap sedang dalam proses negosiasi dengan badan pengatur.

“Kami telah menyerahkan pelaporan 2021 kami. Kami sedang berdiskusi dengan FIA, dan kami sedang menunggu sertifikasi,” tutur juru bicara tim.

Artikel Tag: Red Bull, aston martin, F1 2022

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru