Kanal

Prince Naseem Hamed Akui Cedera Tangan Akhiri Karier Gemilangnya

Penulis: Abdi Ardiansyah
04 Jul 2026, 16:50 WIB

Naseem Hamed

Berita Tinju - Prince Naseem Hamed akhirnya mengungkap alasan utama yang membuatnya memutuskan pensiun dari dunia tinju pada usia yang masih sangat muda, yakni 28 tahun. Bukan karena kalah dari lawan, melainkan cedera tangan berkepanjangan yang membuatnya tak lagi mampu bertarung tanpa rasa sakit.

Petinju berjuluk Naz itu mulai mencuri perhatian sejak merebut gelar juara dunia kelas bulu WBO pada 1995 setelah menghentikan Steve Robinson pada ronde kedelapan. Sejak saat itu, namanya melambung sebagai salah satu petinju paling menghibur berkat gaya bertarung agresif dan aksi teatrikalnya di dalam maupun di luar ring.

Sepanjang kariernya, Hamed sukses menyatukan gelar juara dunia di kelas bulu dan mempertahankan sabuk juaranya sebanyak 15 kali. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada 1997 ketika mengalahkan Kevin Kelley melalui knockout pada ronde keempat di Madison Square Garden, Amerika Serikat.

Laga tersebut dikenang sebagai salah satu pertarungan terbaik Hamed karena kedua petinju sama sama sempat terjatuh sebelum Naz memastikan kemenangan spektakuler.

Pada 2000, Hamed kembali menunjukkan mental juara saat bangkit dari knockdown untuk menghentikan Augie Sanchez di ronde keempat. Meski tampil dominan, kondisi fisiknya saat itu mulai menunjukkan tanda tanda penurunan, terutama pada kedua tangannya.

Karier Hamed kemudian berubah setelah menelan satu satunya kekalahan profesional dari Marco Antonio Barrera. Meski sempat bangkit dengan mengalahkan Manuel Calvo melalui kemenangan angka mutlak, ia memilih mengakhiri kariernya pada 2002.

Dalam wawancara bersama talkSPORT, Hamed mengaku sebenarnya masih ingin terus bertarung. Namun, cedera pada kedua tangannya membuat setiap pukulan yang dilepaskan justru menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

"Saya sebenarnya ingin terus bertinju. Tetapi saya berpikir, untuk apa memaksakan diri jika tubuh saya sudah tidak mampu melakukannya? Setiap kali tangan saya menghantam lawan, rasa sakitnya benar benar luar biasa," ujar Hamed.

Ia juga merasa telah mencapai semua target yang diimpikannya selama menjadi petinju profesional.

"Saya sudah menjadi juara dunia dan berhasil mempertahankan gelar sebanyak 15 kali. Saya rasa tidak ada lagi yang perlu saya buktikan," katanya.

Meski pensiun lebih cepat dibanding banyak petinju lain, Prince Naseem Hamed tetap dikenang sebagai salah satu ikon tinju dunia. Rekornya yang impresif, gaya bertarung unik, dan kepribadiannya yang penuh percaya diri menjadikannya sosok yang masih sering diperbincangkan hingga kini.

Artikel Tag: WBO, Kelas Bulu, Marco Antonio Barrera, Naseem Hamed

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru