Kanal

Oleksandr Usyk Terancam Kehilangan Gelar WBC Jika Hindari Kabayel

Penulis: Abdi Ardiansyah
18 Feb 2026, 22:20 WIB

Oleksandr Usyk

Berita Tinju: Masa depan gelar kelas berat milik Oleksandr Usyk kembali menjadi sorotan. Juara dunia WBC, WBA, dan IBF itu mulai dikejar para penantang wajib, termasuk pemegang gelar interim WBC, Agit Kabayel.

Usyk, yang kini berusia 39 tahun, mencatat sejarah dengan menjadi juara dunia tak terbantahkan dua kali setelah menghentikan Daniel Dubois di Stadion Wembley tahun lalu. Namun status empat sabuk itu tidak bertahan lama karena ia memilih melepas gelar WBO ketimbang menghadapi penantang interim saat itu.

Kini situasi serupa berpotensi terulang. Kabayel berstatus penantang wajib WBC dan berhak mendapat kesempatan perebutan gelar. Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, telah menegaskan bahwa setelah satu pertahanan sukarela, sang juara harus memenuhi kewajiban menghadapi penantang resmi.

Mantan rival Usyk, Tyson Fury, meragukan duel tersebut akan terealisasi. Fury, yang dua kali kalah dari Usyk dan masih mendorong trilogi, menilai pertarungan melawan Kabayel kurang menarik secara komersial.

“Kalau Usyk melawan Kabayel, siapa yang peduli? Saya tidak peduli. Tidak banyak yang tertarik. Memang Kabayel pantas mendapat kesempatan, tapi saya rasa Usyk tidak akan memberikannya karena secara bisnis tidak besar,” ujar Fury dalam wawancara dengan media tinju.

Pernyataan itu memicu perdebatan. Sebagian analis sepakat bahwa nilai jual laga tersebut belum sebesar pertarungan melawan nama besar lain. Namun kubu Usyk disebut tetap mempertimbangkan Kabayel sebagai opsi serius, terlebih setelah melihat popularitasnya di Jerman.

Baru-baru ini Kabayel tampil impresif dengan menghentikan Damian Knyba dalam tiga ronde di Rudolf Weber Arena, Oberhausen, di hadapan arena yang penuh penonton. Ia dijadwalkan kembali bertarung di Jerman pada Mei, langkah yang diyakini akan semakin mengangkat pamornya di pasar Eropa.

Faktor lokasi dan dukungan publik bisa menjadi pertimbangan penting. Usyk sendiri terakhir kali bertarung di Jerman pada 2017 saat mengalahkan Marco Huck untuk mempertahankan gelar WBO kelas penjelajah.

Di tengah spekulasi ini, Usyk juga dikaitkan dengan kemungkinan laga lain, termasuk menghadapi juara kickboxing Rico Verhoeven. Namun secara regulasi, duel melawan Kabayel tetap menjadi kewajiban yang sulit dihindari.

Jika menolak, Oleksandr Usyk berisiko kehilangan sabuk WBC. Pilihan yang diambil dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan arah kariernya di penghujung era emas kelas berat.

Artikel Tag: WBC, IBF, oleksandr usyk, Agit Kabayel

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru