Manny Pacquiao Umumkan Duel Eksibisi Lawan Ruslan Provodnikov
Manny Pacquiao
Berita Tinju: Keputusan Manny Pacquiao kembali menjadi sorotan. Petinju legendaris yang dikenal sebagai satu satunya juara dunia delapan divisi itu dipastikan akan menghadapi Ruslan Provodnikov dalam laga eksibisi pada 18 April di Thomas and Mack Center, Las Vegas.
Pengumuman ini memicu tanda tanya karena Pacquiao sebelumnya sempat menjalani comeback profesional pada Juli lalu. Saat itu ia langsung menantang juara WBC kelas welter, Mario Barrios, meski terakhir kali meraih kemenangan terjadi pada 2019 dan sempat vakum sejak 2021.
Pacquiao hampir mencetak sejarah sebagai juara dunia kelas welter tertua jika menang, namun pertarungan berakhir imbang. Meski gagal merebut sabuk, performanya dinilai kompetitif dan memunculkan wacana duel perebutan gelar lain pada 2026, termasuk kemungkinan menghadapi pemegang sabuk WBA, Rolando Romero.
Namun rencana tersebut terhambat oleh status penantang wajib WBA yang dipegang petinju tak terkalahkan asal Uzbekistan, Shakhram Giyasov. Giyasov menolak memberi jalan karena ingin memperjuangkan mimpinya menjadi juara dunia. Situasi ini membuat Pacquiao harus mencari opsi lain.
Pilihan akhirnya jatuh pada Provodnikov, mantan juara dunia WBO kelas super ringan yang dikenal dengan gaya bertarung agresif. Meski sabuk WBO 140 pon pernah diraihnya pada 2013, nama Provodnikov lebih lekat dengan duel brutal melawan Timothy Bradley dalam perebutan gelar kelas welter. Pertarungan itu hingga kini masih dikenang sebagai salah satu laga paling dramatis di era modern.
Provodnikov pensiun pada 2016 dengan rekor 25 kemenangan dan 5 kekalahan setelah kalah dari John Molina Jr.. Sejak gantung sarung tinju, ia aktif di dunia politik di Rusia, meski sempat tampil dalam beberapa laga eksibisi.
Duel Pacquiao vs Provodnikov akan berlangsung 10 ronde di kelas welter dan tidak memengaruhi rekor profesional keduanya. Meski hanya berstatus eksibisi, laga ini tetap menarik karena mempertemukan dua petarung dengan reputasi agresif dan basis penggemar besar.
Bagi Manny Pacquiao, pertarungan ini bisa menjadi pemanasan sebelum kembali mengejar ambisi gelar dunia. Sementara bagi Provodnikov, ini adalah kesempatan tampil di panggung besar dan menghidupkan kembali memori rivalitas klasik di ring tinju dunia.
Artikel Tag: Manny Pacquiao, WBA, WBC, Mario Barrios, Rolando Romero