Kanal

Komunitas Ski Dukung Keputusan Lindsey Vonn Tampil Meski Berujung Cedera

Penulis: Hanif Rusli
10 Feb 2026, 19:08 WIB

Momen lengan kanan Lindsey Vonn tersangkut di gerbang lintasan yang membuatnya terpelanting jatuh. (Foto: AP)

Kecelakaan parah yang dialami legenda ski Amerika Serikat, Lindsey Vonn, dalam nomor downhill Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 memicu perdebatan luas.

Banyak pihak di media sosial mempertanyakan apakah Vonn seharusnya diizinkan bertanding setelah mengalami cedera lutut serius sebelumnya.

 Namun, komunitas ski internasional justru memberikan dukungan terhadap keputusan sang atlet untuk tetap berlomba.

Lindsey Vonn kehilangan kendali tak lama setelah meninggalkan garis start pada lomba downhill, Minggu.

Ia menghantam gerbang lintasan dengan bahu kanan sebelum terjatuh dan terguling di lereng dengan kecepatan tinggi.

Atlet berusia 41 tahun itu kemudian dilarikan ke klinik di Cortina sebelum dipindahkan ke rumah sakit di Treviso.

Pihak rumah sakit menyatakan Vonn menjalani operasi ortopedi untuk menstabilkan patah tulang pada kaki kirinya.

Rekan setimnya, Keely Cashman, menilai kecelakaan tersebut tidak berkaitan dengan cedera lutut yang sebelumnya dialami Vonn.

Menurutnya, insiden itu terjadi karena Vonn tersangkut pada gerbang lintasan saat melaju dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam, situasi yang sulit dihindari bahkan oleh atlet berpengalaman.

Ayah Vonn, Alan Kildow, menyebut putrinya sebagai pribadi yang sangat kuat secara mental dan mampu menghadapi rasa sakit maupun situasi sulit.

Meski demikian, ia mengakui secara pribadi lebih memilih Vonn tidak lagi berlomba setelah kecelakaan tersebut.

Sejumlah atlet ski lainnya menegaskan bahwa keputusan untuk bertanding sepenuhnya merupakan hak atlet.

Atlet ski Italia Federica Brignone menekankan bahwa setiap atlet berhak menentukan batas kemampuan tubuhnya sendiri.

Pendapat serupa disampaikan atlet Amerika Kyle Negomir yang menyebut Vonn sebagai salah satu atlet ski kecepatan terbaik sepanjang sejarah.

Sebelum bertanding, Lindsey Vonn diketahui telah berkonsultasi dengan tim dokter dan pelatihnya.

Presiden Federasi Ski dan Snowboard Internasional (FIS), Johan Eliasch, mengatakan bahwa risiko cedera merupakan bagian dari olahraga ski, dan keputusan untuk bertanding tetap berada di tangan atlet.

Direktur olahraga Komite Olimpiade Internasional, Pierre Ducrey, juga menilai prosedur yang diambil Vonn sudah tepat.

Ia menegaskan bahwa setiap atlet memiliki kebebasan untuk memutuskan kesiapan mereka sendiri sebelum bertanding.

Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko dalam olahraga ski kecepatan, sekaligus menunjukkan keteguhan Vonn sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah cabang tersebut.

Artikel Tag: Lindsey Vonn, Olimpiade Musim Dingin, Milano Cortina 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru