Kanal

Chloe Kim Serukan Persatuan Usai Kritik Keras Trump terhadap Hunter Hess

Penulis: Hanif Rusli
10 Feb 2026, 20:27 WIB

Chloe Kim mengatakan penting bagi para atlet untuk saling mendukung dalam situasi seperti ini. (Foto: AP)

Bintang snowboard Amerika Serikat Chloe Kim menyerukan persatuan di tengah kontroversi yang melibatkan freeskier Hunter Hess setelah dikritik keras oleh Presiden AS Donald Trump.

Dukungan juga datang dari atlet freestyle ski Gu Ailing, yang mengaku memahami tekanan yang sedang dialami Hess.

Kontroversi bermula ketika Hess diminta wartawan untuk menanggapi kebijakan pengetatan imigrasi di Amerika Serikat.

Ia menjawab bahwa mengenakan bendera negaranya tidak berarti dirinya mewakili semua kebijakan pemerintah.

Pernyataan itu memicu reaksi Trump, yang melalui akun Truth Social menyebut Hess sebagai “pecundang” dan mengatakan sulit baginya untuk mendukung atlet tersebut di Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026.

Chloe Kim, peraih dua medali emas Olimpiade yang orang tuanya merupakan imigran Korea Selatan, mengatakan penting bagi para atlet untuk saling mendukung dalam situasi seperti ini.

Sepanjang kariernya, Kim sendiri pernah menghadapi komentar rasis terkait latar belakang keluarganya.

“Saya pikir dalam momen seperti ini penting bagi kita untuk bersatu dan saling mendukung,” kata Chloe Kim.

Ia menegaskan kebanggaannya mewakili Amerika Serikat, negara yang menurutnya telah memberikan banyak kesempatan bagi keluarganya, sekaligus menekankan bahwa setiap orang berhak menyampaikan pendapat dengan sikap saling menghormati.

Gu Ailing, atlet kelahiran San Francisco yang kini membela China, juga menyampaikan simpati kepada Hess.

Gu pernah menjadi sorotan publik setelah memutuskan bertanding untuk China di Olimpiade.

Menurutnya, Hess mengatakan bahwa hanya sedikit orang yang benar-benar memahami situasi yang ia alami.

“Atlet sering kali berada di tengah tekanan seperti ini, dan saya merasa kasihan kepada mereka,” ujar Gu setelah meraih medali perak nomor slopestyle.

Sejumlah atlet snowboard Amerika lainnya juga menyuarakan pentingnya keberagaman dan kebebasan berpendapat.

Bea Kim menyebut Amerika Serikat sedang menghadapi perbedaan pandangan yang tajam, namun keberagaman justru menjadi kekuatan negara tersebut.

Maddie Mastro menambahkan bahwa ia sedih melihat situasi di negaranya, tetapi tetap percaya pada nilai kebaikan dan empati.

Gu menilai polemik tersebut berpotensi mengalihkan perhatian dari semangat Olimpiade.

Menurutnya, kontroversi di luar arena olahraga tidak seharusnya menutupi keindahan ajang olahraga musim dingin terbesar di dunia.

Artikel Tag: donald trump

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru