Kanal

Marc Marquez Beri Isyarat Damai, Rossi Butuh 20 Tahun Lagi untuk Move On

Penulis: Abdi Ardiansyah
13 Jan 2026, 17:28 WIB

Marc Marquez dan Valentino Rossi

Berita MotoGP: Marc Marquez kembali menunjukkan sikap dewasa dengan mengirim pesan damai terkait rivalitas panjangnya dengan Valentino Rossi. Meski tensi masa lalu belum sepenuhnya mereda, Marquez menegaskan tak ingin hidup dalam bayang-bayang dendam meskipun Rossi sebut dirinya butuh waktu panjang untuk melupakan insiden ini.

Nama Valentino Rossi hampir selalu muncul setiap kali Marc Marquez mendapat pertanyaan soal perjalanan karier dan rivalitas di MotoGP. Perseteruan keduanya, yang memuncak pada insiden Sepang Clash 2015, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah balap motor dunia dan masih menyisakan luka di antara penggemar hingga kini.

Meski sudah satu dekade berlalu sejak insiden tersebut, tanda-tanda rekonsiliasi nyata antara Marquez dan Rossi belum juga terlihat. Namun, pembalap Ducati Lenovo itu belakangan menunjukkan sikap yang lebih terbuka dan penuh refleksi. Dalam malam penghargaan MotoGP di Valencia pada November lalu, Marquez secara terbuka meminta para penggemarnya untuk menghormati semua pembalap, termasuk Valentino Rossi, saat wajah The Doctor mendapat cemoohan dari tribun.

“Apa yang ingin saya sampaikan adalah hormati semua orang,” ujar Marquez kala itu isao menyabet lebih dari satu penghargaan.

Dalam wawancara terpisah bersama La Sexta, Marquez menjelaskan alasan di balik sikap tersebut. Menurutnya menyimpan dendam hanya akan menjadi beban dalam hidup.

“Hidup dengan perasaan dendam itu sangat berat, jadi saya tidak ingin para penggemar saya menyimpan dendam,” kata Marquez.

Sikap serupa juga ditunjukkan Marquez saat terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Australia yang membuatnya mengalami cedera. Ia langsung meminta para pendukungnya agar tidak menyerang Bezzecchi, yang merupakan murid Valentino Rossi. Bezzecchi pun mengakui insiden itu bukan disengaja.

“Dia tidak menjatuhkan saya. Kami sama-sama membuat kesalahan dan bertabrakan. Tidak ada yang dilakukan dengan sengaja,” ujar Bezzecchi.

Marquez menilai publik sering kali tidak memahami bahwa pembalap selalu berada di batas maksimal.

“Kami semua mendorong hingga batasnya, tetapi orang-orang tidak memahaminya,” ucapnya.

Di sisi lain, Valentino Rossi belum memberikan sinyal serupa. Hingga kini, The Doctor belum secara terbuka menanggapi cemoohan fans Italia terhadap Marquez. Dalam wawancara dengan BT Sport pada 2021, Rossi bahkan sempat berkelakar bahwa butuh waktu sangat lama agar hubungan mereka membaik.

“Mungkin 20 atau 30 tahun lagi,” kata Rossi sambil tertawa.

Meski rekonsiliasi masih terasa jauh, langkah Marquez menunjukkan upaya nyata untuk menutup lembaran lama. Setidaknya dari satu sisi, pesan damai itu sudah dikirim.

Artikel Tag: Marc Marquez, Valentino Rossi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru