Kanal

Pol Espargaro Bongkar Momen Valentino Rossi Mulai Rivalitas dengan Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
06 Jan 2026, 07:48 WIB

Valentino Rossi dan Marc Marquez

Berita MotoGP: Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez tak selalu dipenuhi ketegangan. Namun persaingan langsung di lintasan MotoGP membuat sikap sang legenda Italia berubah drastis.

Lima tahun sejak pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi masih menjadi sosok yang tak terpisahkan dari dunia balap motor. Namanya terus diperbincangkan, terutama ketika dikaitkan dengan rivalitas paling kontroversial di era modern MotoGP bersama Marc Marquez.

Perseteruan keduanya, khususnya pada musim 2015, masih membekas kuat di benak penggemar. Namun menurut mantan pebalap MotoGP Pol Espargaro, perubahan sikap Rossi terhadap Marquez sebenarnya sudah terjadi jauh lebih awal, tepat ketika Marquez mulai menjadi ancaman nyata di kelas utama.

Dalam buku biografi Marc The Magnificent karya Mat Oxley, Espargaro menjelaskan bahwa sebelum naik ke MotoGP, gaya balap agresif Marquez di Moto2 tidak pernah benar-benar dipermasalahkan oleh para pebalap senior. Bahkan Rossi, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo kala itu cenderung memaklumi manuver keras Marquez sebagai bagian dari balapan.

“Itu lucu, karena saat Marc masih di Moto2 dan bertarung dengan saya, dia sering melakukan manuver agresif yang sama kepada banyak pebalap,” ujar Espargaro. “Saat para rider MotoGP ditanya, mereka selalu berkata, ‘Ini balapan.’ Tidak ada yang mengeluh.”

Masalah mulai muncul ketika Marquez membawa gaya balap tersebut ke MotoGP dan langsung bertarung dengan nama-nama besar. Menurut Espargaro, saat itulah sudut pandang para senior, termasuk Rossi, mulai berubah.

“Ketika Marc mulai melawan para pebalap papan atas di MotoGP, barulah keluhan muncul. Tapi saat itu sudah terlambat. Marc sudah terbentuk dengan gaya balapnya,” kata Espargaro.

“Jika ingin mengalahkannya, para rider lain harus bertarung dengan cara yang sama.”

Rossi sendiri dikenal lebih menikmati rivalitas klasiknya dengan Jorge Lorenzo, meski hubungan mereka juga sarat tensi. Namun kehadiran Marquez membawa dinamika baru yang lebih ekstrem, baik di lintasan maupun di luar trek.

Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, Marquez kini tampil lebih matang. Ia tak lagi sesering dulu mengambil risiko berlebihan, terutama setelah melewati rangkaian cedera serius. Meski begitu, daya saing dan mentalitas menyerangnya tetap menjadi ciri khas yang membentuk era baru MotoGP.

Rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez pada akhirnya bukan sekadar konflik personal, melainkan simbol pergeseran generasi dan gaya balap. Sebuah fase yang mengubah wajah MotoGP selamanya dan memaksa semua pihak untuk beradaptasi.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Marc Marquez

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru