Honda Siap Gelontorkan Dana Besar Demi Rekrut Rider Bintang di Bursa 2027
Fabio Quartararo dan Pedro Acosta
Berita MotoGP: Honda disebut siap membuat gebrakan besar di bursa pebalap MotoGP 2027. Pabrikan Jepang itu dikabarkan bersedia mengajukan tawaran fantastis demi merekrut pebalap kelas dunia.
Honda mulai menunjukkan ambisi serius untuk kembali ke puncak MotoGP. Setelah beberapa musim terpuruk terlebih pasca kepergian Marc Marquez pada akhir 2023, pabrikan asal Jepang tersebut kini disebut siap menggelontorkan dana besar demi mendapatkan pebalap elite jelang musim 2027.
Kebangkitan performa motor Honda sepanjang MotoGP 2025 menjadi salah satu faktor pendorong. Peralihan mereka ke status konsesi Tier C di akhir musim lalu dipandang sebagai sinyal kuat bahwa proyek pengembangan RC213V mulai menunjukkan arah positif. Tim ini pun dinilai tidak ingin melewatkan momentum ini, terutama dengan perubahan regulasi besar pada 2027 yang mencakup mesin 850 cc dan pemasok ban baru.
Menurut laporan jurnalis MotoGP David Emmett, yang dikutip dari MotoMatters, terdapat pembicaraan di paddock bahwa skuad berlogo Sayap Tunggal ini siap mengajukan tawaran besar kepada dua nama besar, yakni Fabio Quartararo dan Pedro Acosta.
Keduanya dianggap sebagai pebalap bertalenta luar biasa yang selama beberapa musim terakhir belum mendapatkan motor dengan level kompetitif yang konsisten.
Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, masih berjuang bersama Yamaha yang performanya dinilai tertinggal dari rival. Meski loyalitasnya terhadap pabrikan Iwata patut diapresiasi, banyak pihak menilai peluangnya bertahan hingga 2027 semakin kecil jika Yamaha tak mampu memberikan motor penantang gelar.
Sementara itu, Pedro Acosta dipandang sebagai permata masa depan MotoGP. Meski belum meraih kemenangan Grand Prix di kelas utama, performanya bersama KTM kerap dianggap melampaui potensi motornya. Tim ini diyakini melihat Acosta sebagai investasi jangka panjang yang ideal untuk era regulasi baru.
Nama Marquez sendiri disebut masih memiliki daya tarik emosional bagi Honda, namun peluang reuni pada 2027 dinilai sangat kecil. Faktor waktu dan kesuksesan Marquez bersama Ducati membuat skenario tersebut lebih bersifat spekulatif dibanding realistis.
Saat ini, Honda masih mengandalkan Luca Marini dan Joan Mir, yang berperan penting dalam fase transisi dan pengembangan motor. Namun, banyak pihak meyakini keduanya tidak akan menjadi tumpuan utama tim ini dalam jangka panjang.
Jika mereka benar-benar mengamankan tanda tangan Quartararo atau Acosta, langkah tersebut bisa menjadi pernyataan tegas bahwa mereka siap kembali menjadi kekuatan utama MotoGP pada era baru.
Artikel Tag: Honda, Fabio Quartararo, MotoGP 2026, Pedro Acosta