Francesco Bagnaia Ngaku Sudah Ingin Tinggalkan Ducati Sejak Musim Lalu
Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan Ducati setelah delapan musim bersama pabrikan asal Italia tersebut. Juara dunia dua kali itu bahkan sudah kepikiran hengkang sejak MotoGP Jepang 2025.
Francesco Bagnaia memastikan dirinya akan memulai babak baru dalam karier MotoGP setelah resmi menandatangani kontrak berdurasi empat musim bersama Aprilia mulai 2027. Kepindahan ini sekaligus mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati, tim yang membawanya meraih dua gelar juara dunia MotoGP pada 2022 dan 2023.
Di sela rangkaian MotoGP Belanda 2026 di Assen, Bagnaia mengungkapkan bahwa keputusan meninggalkan Ducati bukanlah sesuatu yang diambil secara mendadak. Menurutnya, benih-benih keinginan untuk mencari tantangan baru mulai muncul sejak MotoGP Jepang musim lalu di Sirkuit Motegi.
"Musim lalu bukan musim yang mudah. Setelah balapan di Jepang, saya merasa ada sesuatu yang mulai berubah. Saat itulah saya mulai berpikir mungkin sudah waktunya mempertimbangkan pilihan lain," ujar Bagnaia.
Pembalap asal Italia itu mengaku mendapat sambutan positif dari Aprilia ketika mulai membuka peluang untuk berganti tim. Dari beberapa opsi yang tersedia, ia akhirnya memilih proyek jangka panjang bersama pabrikan asal Noale tersebut.
"Saya membuka pikiran untuk melihat peluang lain. Aprilia memberikan dukungan penuh kepada saya dan saya merasa inilah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Saya memang memiliki beberapa pilihan, tetapi saya percaya dengan kontrak jangka panjang yang mereka tawarkan," lanjutnya.
Keputusan Bagnaia hengkang tidak lepas dari musim 2025 yang berjalan sulit. Meski sempat tampil dominan pada MotoGP Jepang dengan meraih pole position, kemenangan Sprint Race, dan kemenangan Grand Prix, performanya secara keseluruhan belum mampu menandingi rekan setimnya, Marc Marquez.
Mulai musim 2027, Bagnaia akan berduet dengan Marco Bezzecchi di Aprilia. Keduanya dikenal memiliki hubungan dekat karena sama-sama berasal dari VR46 Riders Academy. Menurut Bagnaia, kedekatan tersebut justru akan menjadi modal penting dalam membangun motor Aprilia agar semakin kompetitif.
"Saya dan Bezzecchi saling menghormati. Saya belum pernah memiliki masalah dengan rekan setim mana pun. Saya yakin kami bisa bekerja sama dengan baik dan hubungan kami akan menjadi keuntungan bagi tim," kata Bagnaia.
Di sisi lain, Ducati juga telah menyiapkan pengganti Francesco Bagnaia dengan merekrut Pedro Acosta untuk mendampingi Marc Marquez mulai MotoGP 2027. Pergantian susunan pembalap ini diperkirakan akan menjadi salah satu perubahan terbesar menjelang era regulasi baru mesin 850 cc yang mulai berlaku pada musim tersebut.
Artikel Tag: Ducati, aprilia, Francesco Bagnaia, MotoGP 2027