Kanal

Francesco Bagnaia Akui Masalah pada Motor Ducati Jadi Penyebabnya Cedera

Penulis: Abdi Ardiansyah
09 Agu 2026, 17:15 WIB

Francesco Bagnaia

Berita MotoGP - Francesco Bagnaia akhirnya mengungkap alasan di balik operasi lengan yang dijalaninya pada jeda musim MotoGP 2026. Pembalap Ducati tersebut menyebut masalah pada motor GP26 menjadi salah satu penyebab dirinya mengalami cedera arm pump.

Francesco Bagnaia mengungkap fakta di balik operasi lengan yang dijalaninya selama jeda musim MotoGP 2026.

Pembalap Ducati tersebut menjalani operasi endoscopic fasciotomy pada lengan bawah kanannya sebelum kembali beraksi di MotoGP Inggris 2026.

Bagnaia mengatakan masalah tersebut berkaitan dengan kendala yang dia alami saat mengendarai Ducati GP26. Kondisi itu menjadi perhatian karena selama sekitar 18 bulan terakhir, pembalap asal Italia tersebut memang kesulitan menemukan feeling terbaik dengan motor Ducati.

Arm pump sendiri merupakan salah satu masalah yang cukup umum dialami pembalap MotoGP. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa sakit, ketegangan, hingga gangguan pada kemampuan pembalap mengendalikan motor ketika menjalani balapan.

Bagnaia mengaku sebenarnya tidak pernah mengalami masalah arm pump sebelumnya. Namun, situasinya berubah pada musim 2026 hingga akhirnya dia memutuskan menjalani operasi.

"Saya harus mengatakan, dalam beberapa situasi masalah itu sedikit lebih terasa, sementara di situasi lainnya lebih ringan," ujar Bagnaia seperti dikutip dari Motorsport.com edisi Italia.

"Itu merupakan konsekuensi, sayangnya, dari sebuah masalah kecil yang kami alami."

Juara dunia MotoGP dua kali tersebut kemudian menjelaskan bahwa operasi dilakukan bukan semata-mata untuk mengatasi masalah yang sudah muncul, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar kondisinya tidak semakin buruk.

"Saya tidak pernah mengalami masalah arm pump, tetapi tahun ini, sayangnya, saya sampai pada titik di mana saya memutuskan untuk tidak mengabaikannya dan yang paling penting mencegah munculnya masalah lebih lanjut," katanya.

Bagnaia kini berharap operasi tersebut membantunya menghadapi paruh kedua musim dengan kondisi fisik yang lebih baik.

"Saya merasa cukup baik, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan karena proses pemulihannya cukup panjang. Kami melakukan yang terbaik, mari kita lihat apakah kami sudah siap," ujarnya.

Masalah fisik tersebut menjadi tambahan tantangan bagi Francesco Bagnaia yang juga masih berusaha menemukan solusi atas kesulitannya bersama Ducati GP26.

Hingga paruh pertama musim 2026, performanya belum kembali ke level yang membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia. Karena itu, kondisi fisik yang lebih baik diharapkan bisa membantu Bagnaia meningkatkan performanya pada paruh kedua musim.

Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru