Jorge Martin Kagum Marco Bezzecchi Langsung Raih Podium Usai Alami Cedera
Jorge Martin (tengah), Ai Ogura (kiri) dan Marco Bezzecchi (kanan) berhasil meraih podium di Sprint Race MotoGP Inggris 2026.
Berita MotoGP - Jorge Martin dibuat kagum oleh keberhasilan Marco Bezzecchi naik podium Sprint MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Menurut Martin, pencapaian tersebut terasa luar biasa mengingat Bezzecchi baru saja pulih dari cedera serius.
Marco Bezzecchi akhirnya kembali merasakan podium setelah melalui periode sulit dalam beberapa balapan terakhir.
Pembalap Aprilia tersebut finis ketiga pada Sprint MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8/2026). Ia berada di belakang Jorge Martin dan Ai Ogura yang masing-masing menempati posisi pertama dan kedua.
Hasil tersebut terasa semakin spesial karena kondisi Bezzecchi belum sepenuhnya pulih.
Pembalap asal Italia itu mengalami patah tulang selangka pada MotoGP Jerman sebelum jeda musim panas. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani masa pemulihan yang cukup berat.
Bezzecchi bahkan belum mencapai kondisi fisik 100 persen ketika tiba di Silverstone. Namun, ia langsung menunjukkan kecepatannya sejak sesi latihan dengan mencetak rekor lap.
Peluangnya merebut pole position juga terbuka setelah tampil kompetitif pada kualifikasi. Sayangnya, sayap belakang motornya terlepas sehingga ia harus puas memulai Sprint dari posisi kelima.
Dalam Sprint, Bezzecchi tampil agresif sejak awal. Ia terlibat pertarungan dengan Marc Marquez pada lap pertama sebelum akhirnya naik ke posisi ketiga.
Bezzecchi tidak mampu mengejar Martin dan Ogura, tetapi berhasil mempertahankan posisi podium hingga finis.
Momen emosional terjadi setelah balapan. Bezzecchi terlihat meneteskan air mata ketika turun dari motornya di parc ferme.
Martin yang menjadi pemenang Sprint kemudian memberikan apresiasi kepada rekan setimnya tersebut.
"Selamat untuk seluruh tim Aprilia. Selamat juga untuk Marco. Setelah semua yang dia alami, sungguh luar biasa dia bisa kembali berada di podium," kata Martin.
Martin sendiri tampil dominan dengan memimpin sejak lap pertama hingga finis. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan Sprint lainnya bagi pembalap Spanyol itu sekaligus memperkuat posisinya di puncak klasemen.
Namun, Martin mengaku balapan tidak sepenuhnya mudah karena kondisi ban belakang.
"Hari ini balapannya sulit. Saya mencoba secepat mungkin sambil melakukan manajemen. Pada akhirnya saya sudah tidak memiliki ban belakang, jadi saya berpikir Ai akan mengejar saya," ujar Martin.
Beruntungnya Jorge Martin mampu mempertahankan jarak hingga garis finis dan mengamankan kemenangan.
Bagi Bezzecchi, podium Silverstone menjadi suntikan kepercayaan diri setelah serangkaian hasil buruk dan cedera yang membuatnya harus menepi.
Artikel Tag: aprilia, Jorge Martin, Marco Bezzecchi