Kanal

Dovizioso: MotoGP Sekarang Kurang Rivalitas Karena Takut Viral di Medsos

Penulis: Abdi Ardiansyah
06 Jan 2026, 15:01 WIB

Andrea Dovizioso

Berita MotoGP: Perkembangan media sosial dinilai membawa dampak besar bagi MotoGP modern. Andrea Dovizioso menyebut sorotan kamera yang tak pernah berhenti membuat pebalap kehilangan sisi spontan dan menurunnya rivalitas alami.

Mantan pebalap MotoGP, Andrea Dovizioso, menilai era media sosial telah mengubah wajah persaingan di ajang balap motor paling bergengsi di dunia. Menurutnya sorotan kamera yang hadir di mana-mana membuat pebalap masa kini jauh lebih berhati-hati dalam bersikap, baik di lintasan maupun di luar balapan.

Dovizioso yang menghabiskan karier profesionalnya di Grand Prix kurang lebih dua dekade dari 2002 hingga 2022 menyebut MotoGP saat ini sebagai dunia yang jauh lebih terawasi dibandingkan masa lalu. Ia merasa para pebalap tidak lagi menampilkan sisi alami mereka karena khawatir setiap gerak-gerik bisa direkam dan disebarluaskan melalui media sosial.

“Banyak hal telah berubah,” ujar Dovizioso dalam sebuah pertemuan dengan media di Italia, bertepatan dengan peluncuran film dokumenter tentang perjalanan kariernya.

“Dengan media sosial dan ponsel pintar, semuanya terlihat. Akibatnya, semua orang menjadi lebih diplomatis dan lebih tenang dalam menjaga citra.”

Menurut pria berusia 39 tahun itu, generasi pebalap saat ini cenderung menghindari sikap eksentrik atau pernyataan kontroversial. Bukan karena tidak punya karakter, melainkan karena ingin menghindari masalah yang bisa muncul dari potongan video atau foto yang viral.

“Mereka seperti bersembunyi agar tidak menimbulkan persoalan. Dampaknya, kita jadi sulit menemukan rivalitas besar seperti yang dulu sering terjadi dalam sejarah MotoGP,” ucapnya.

Ia pun juga menyoroti bagaimana kehadiran kamera amatir di sekitar lintasan membuat pebalap terus merasa diawasi. Bahkan reaksi spontan pun bisa menjadi konsumsi publik dalam hitungan menit. Ia menyinggung rekaman yang sempat viral terkait reaksi Valentino Rossi saat insiden yang melibatkan Marc Marquez di Jerez dan Misano pada musim 2025.

“Hari ini, Anda dikondisikan sepanjang waktu. Akhirnya pebalap berusaha memiliki masalah sesedikit mungkin,” lanjutnya. “Di satu sisi ini bagus karena lebih aman, tetapi pada akhirnya kita hanya melihat sedikit hal yang benar-benar jujur.”

Meski begitu, Dovizioso memahami bahwa media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari olahraga profesional. Ia menilai tantangan terbesar pebalap modern adalah menjaga fokus di tengah tuntutan eksposur digital yang tak terhindarkan.

“Semua orang membutuhkannya untuk bekerja. Situasinya rumit dan tidak mudah dikelola,” katanya. “Anda harus cukup dewasa untuk tahu mana yang perlu diperhatikan dan mana yang harus diabaikan.”

Artikel Tag: Andrea Dovizioso, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru