Kanal

Marc Marquez Lebih Pilih Pensiun Jika Cuma Sekedar Jadi Rider Medioker

Penulis: Abdi Ardiansyah
26 Feb 2026, 20:15 WIB

Marc Marquez

Berita MotoGP: Marc Marquez dikenal sebagai pembalap dengan mentalitas juara yang sulit ditandingi. Bahkan ia pernah mengungkapkan lebih memilih pensiun daripada hanya bersaing di posisi lima besar tanpa peluang menang.

Legenda balap motor Giacomo Agostini mengungkap sisi menarik dari mentalitas Marc Marquez yang menjadi pembeda utama sang juara dunia dibandingkan rival-rivalnya di MotoGP. Menurut Agostini, pembalap Ducati itu pernah mengatakan akan memilih pensiun jika hanya mampu bersaing di posisi lima atau enam besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Agostini dalam wawancara bersama Gazzetta dello Sport. Ia mengenang percakapan pribadi yang menunjukkan betapa tingginya standar yang ditetapkan Marquez terhadap dirinya sendiri.

“Perbedaannya ada pada mentalitasnya. Dia pembalap yang ingin menang dengan segala cara,” kata Agostini.

“Suatu hari dia berkata kepada saya, jika harus bertarung hanya untuk posisi lima atau enam, dia akan pensiun. Bagi Marquez, target minimum adalah podium.”

Ucapan itu menggambarkan karakter Marquez yang sejak awal kariernya dikenal agresif dan selalu mengejar kemenangan. Hingga memasuki musim MotoGP 2026, pembalap asal Spanyol tersebut masih menjadi favorit utama juara dunia setelah sukses merebut titel 2025 bersama Ducati.

Jika kembali menjadi juara, Marquez akan menyamai rekor delapan gelar kelas utama milik Agostini. Meski demikian, legenda Italia tersebut menilai jalan menuju gelar tidak akan mudah, terutama karena kondisi fisik Marquez masih menjadi tanda tanya.

Pembalap berusia 33 tahun itu sempat absen pada empat seri terakhir musim lalu akibat cedera. Meski telah mengikuti seluruh rangkaian tes pramusim, beberapa insiden kecelakaan di Buriram memunculkan kekhawatiran soal kebugarannya.

Agostini menilai awal musim bisa menjadi fase krusial bagi Marquez.

“Dia juara dunia dan tentu menjadi target semua orang. Cedera musim lalu mungkin memengaruhi fase awal musim. Para rival pasti akan tampil agresif,” ujarnya.

Sejumlah nama disebut siap menantang dominasi Ducati, termasuk duo Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin yang menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang tes pramusim. Rekan setimnya sendiri, Francesco Bagnaia, juga diyakini akan kembali berbahaya setelah musim sulit pada 2025.

Di sisi lain, Marquez pernah menegaskan dalam wawancara terpisah bahwa ia hanya akan terus balapan selama masih merasa menjadi pembalap tercepat di lintasan. Target berikutnya pun sudah jelas, yakni meraih kemenangan Grand Prix ke-100 dalam kariernya serta melampaui rekor kemenangan Valentino Rossi di kelas utama.

Bagi Marc Marquez, sekadar ikut balapan tanpa peluang menang bukanlah pilihan. Mentalitas inilah yang membuatnya tetap menjadi sosok paling ditakuti di MotoGP hingga saat ini.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, Giacomo Agostini, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru