Kanal

Mario Barrios Siap Lawan Garcia Usai Latihan Paling Intes Dalam Kariernya

Penulis: Hanif Rusli
21 Feb 2026, 20:08 WIB

Mario Barrios (kanan) dan pelatih Joe Goossen. (Foto: Fight TV)

Mario Barrios memastikan persiapannya berjalan maksimal jelang duel mempertahankan gelar kelas welter WBC melawan Ryan Garcia, Sabtu (21/2) waktu setempat.

Petinju asal San Antonio itu akan tampil sebagai partai utama ajang “The Ring: High Stakes” di T-Mobile Arena, Las Vegas, yang disiarkan melalui DAZN PPV.

Untuk laga ketiga dalam rangka mempertahankan sabuknya, Mario Barrios (29-2-2, 18 KO) menunjuk Joe Goossen sebagai pelatih kepala.

Keputusan itu diambil setelah ia hanya mampu meraih hasil imbang dalam dua pertarungan terakhirnya sebagai juara penuh.

Meski demikian, Bob Santos, yang dinobatkan sebagai Trainer of the Year 2022 versi The Ring, tetap menjadi bagian dari timnya.

Goossen mengungkapkan bahwa persiapan kali ini menjadi salah satu kamp terpanjang dan paling intens dalam karier Barrios.

Latihan dimulai sejak 1 Desember dan berlangsung sepanjang periode liburan akhir tahun hingga Januari, dengan total durasi hampir tiga bulan.

“Saya rasa kami sama-sama mencurahkan hati dan jiwa dalam kamp ini. Mario memberikan segalanya tanpa keluhan,” ujar Goossen kepada The Ring.

“Jika seorang petinju memberi Anda kepercayaan penuh, itu membuat saya bekerja lebih keras lagi.”

Dalam kamp tersebut, Mario Barrios menjalani 35 ronde berbagai variasi latihan setiap hari selama sebulan sebelum memasuki sesi sparring.

Fokus utama tim pelatih adalah memperbaiki aspek pertahanan sekaligus mempertajam serangan.

Goossen menilai peningkatan kepercayaan diri dalam bertahan akan membuat Barrios lebih eksplosif saat menyerang.

“Kami memperketat pertahanan, menambah kombinasi, meningkatkan jumlah pukulan, dan memperbaiki teknik secara keseluruhan. Dengan pertahanan yang solid, Anda bisa lebih percaya diri untuk melepas pukulan,” jelas Goossen.

Mario Barrios merebut gelar interim WBC kelas welter pada 2023 setelah mengalahkan mantan juara dunia Yordenis Ugas melalui keputusan mutlak.

Ia kemudian mempertahankan gelar tersebut dengan kemenangan angka atas Fabian Maidana pada Mei 2024 sebelum diangkat menjadi juara penuh.

Namun, dua laga terakhirnya sebagai juara penuh berakhir kontroversial. Ia bermain imbang split draw melawan Abel Ramos, lalu mencatat majority draw menghadapi Manny Pacquiao pada 19 Juli.

Dalam duel melawan legenda Filipina berusia 46 tahun itu, Barrios harus bangkit di ronde-ronde akhir untuk mengamankan hasil imbang, meski sebagian pengamat menilai Pacquiao layak menang.

Dengan dua hasil imbang beruntun, Goossen menegaskan pentingnya Barrios tampil lebih tegas saat menghadapi Garcia.

Menurutnya, peningkatan agresivitas harus diimbangi dengan disiplin pertahanan agar tidak membuka celah.

“Ia harus melakukan lebih banyak. Itulah yang kami tanamkan dalam kamp ini. Tapi ketika Anda lebih agresif, Anda juga membuka risiko. Karena itu pertahanan harus benar-benar siap agar ia bisa tampil lebih lepas dan percaya diri,” kata Goossen.

Artikel Tag: Joe Goossen, Ryan Garcia, Mario Barrios

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru