Kanal

Manajer Ungkap Rencana Dmitry Bivol: Kembali Bertarung Musim Semi 2026

Penulis: Hanif Rusli
05 Jan 2026, 03:37 WIB

Laga comeback ini diproyeksikan menjadi pertarungan pemanasan sebelum Dmitry Bivol menghadapi duel besar pada paruh kedua 2026. (Foto: Fight TV)

Dmitry Bivol ditargetkan kembali naik ring pada Maret atau April 2026 untuk mempertahankan gelar kelas berat ringan versi The Ring.

Hal tersebut diungkapkan manajernya, Vadim Kornilov, kepada The Ring, sekaligus menandai kembalinya Bivol setelah menjalani operasi punggung pada Agustus lalu.

Laga comeback ini diproyeksikan menjadi pertarungan pemanasan sebelum Dmitry Bivol menghadapi duel besar pada paruh kedua 2026.

Salah satu opsi yang paling realistis adalah menghadapi penantang wajib IBF, Michael Eifert.

Jika rencana tersebut terealisasi, Bivol kemudian membidik pertarungan akbar ketiganya melawan rival lamanya, Artur Beterbiev.

Petinju berusia 34 tahun itu merebut status juara dunia tak terbantahkan kelas berat ringan pada Februari lalu setelah mengalahkan Beterbiev dalam laga ulang.

Kemenangan tersebut menjadi ajang balas dendam bagi Bivol atas kekalahan kontroversial yang ia alami pada Oktober 2024.

Dengan hasil itu, Bivol mengukuhkan diri sebagai salah satu petinju elite pound-for-pound.

Dmitry Bivol (24-1, 12 KO) sejatinya sempat berdiskusi untuk menggelar trilogi melawan Beterbiev pada akhir 2025 di Rusia.

Namun, rencana tersebut harus dibatalkan setelah ia memutuskan menjalani operasi untuk memperbaiki cedera hernia diskus di punggung bawahnya.

Cedera serius itu memaksanya menjalani program rehabilitasi ketat guna memulihkan kekuatan otot lumbar dan mencegah cedera kambuh.

Michael Eifert (13-1, 5 KO) dinilai sebagai lawan yang tepat untuk laga comeback.

Selain memenuhi kewajiban mandatory IBF yang ditetapkan sejak musim panas lalu, Eifert juga dianggap sesuai untuk menguji kondisi Bivol pascaoperasi tanpa mengambil risiko berlebihan.

Petinju asal Jerman berusia 28 tahun itu meraih kemenangan paling menonjol dalam kariernya saat mengalahkan mantan juara dunia Jean Pascal pada 2023.

Di sisi lain, Dmitry Bivol telah melepas gelar WBC yang kini dipegang oleh David Benavidez.

Benavidez sendiri dijadwalkan menantang juara dunia cruiserweight terpadu, Gilberto “Zurdo” Ramirez, pada Mei mendatang.

Namun, apabila Benavidez kembali turun ke kelas 175 pon, pertarungan melawan Bivol berpotensi menjadi salah satu duel terbesar di penghujung 2026.

Dengan perencanaan yang matang, kubu Bivol berharap sang juara dapat kembali ke performa terbaiknya dan menutup 2026 dengan pertarungan kelas dunia yang menentukan warisannya.

Artikel Tag: Dmitry Bivol

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru