Johann Zarco Tampil Gemilang Usai Cedera, Tamparan Bagi Rider Honda Lain
Johann Zarco comeback di MotoGP Aragon 2026 usai enam seri absen.
Berita MotoGP - Johann Zarco langsung menunjukkan performa mengejutkan saat kembali membalap di MotoGP Aragon 2026. Pengamat MotoGP, Neil Hodgson bahkan menilai para pembalap Honda seperti Luca Marini dan Joan Mir seharusnya merasa tertantang setelah melihat aksi comeback Zarco.
Johann Zarco membuktikan bahwa jeda panjang akibat cedera tidak serta-merta menghilangkan kecepatannya di MotoGP. Pembalap LCR Honda itu langsung tampil kompetitif saat kembali ke lintasan pada MotoGP Aragon 2026.
Zarco sebelumnya harus menepi selama enam seri setelah mengalami cedera parah dalam kecelakaan di MotoGP Catalunya pada Mei. Ia bahkan sempat menjalani masa pemulihan panjang akibat kerusakan pada ligamen lutut dan meniskus.
Namun penampilannya di seri MotoGP Aragon justru jauh dari kata canggung. Zarco mencatat waktu tercepat ke-11 pada FP1, sebelum tampil lebih baik dalam sesi practice sore dan mengamankan tiket langsung ke Q2.
Yang membuat performanya semakin mencolok, Zarco menjadi pembalap Honda tercepat. Ia mengungguli rekan setimnya di LCR, Diogo Moreira, dengan selisih hanya 0,010 detik. Zarco juga berada di depan Luca Marini dan Joan Mir yang memperkuat tim pabrikan Honda.
Zarco akhirnya menjadi satu-satunya pembalap Honda yang lolos langsung ke Q2 di Aragon, sebuah hasil yang membuat comeback-nya semakin mengesankan. Ia bahkan melanjutkan catatan positifnya dengan jadi yang tercepat ke-9 dalam sesi kualifikasi dan kemudian berhasil mempertahankan P9 di Sprint Race.
Performa tersebut membuat Neil Hodgson dan Sylvain Guintoli terkesan. Keduanya memberikan pujian tinggi kepada Zarco melalui siaran TNT Sports.
“Itu fenomenal,” kata Guintoli ketika melihat penampilan Zarco.
Hodgson kemudian menambahkan, “Dan dia adalah pembalap Honda tercepat. Itu menunjukkan kegigihan seorang pembalap motor.”
Hodgson bahkan membayangkan bagaimana perasaan Marini dan Mir setelah melihat Zarco langsung mengamankan tempat di Q2 pada hari pertama comeback-nya.
“Kalau saya Luca Marini, pembalap Honda pabrikan, atau Joan Mir, pembalap Honda pabrikan, saya tidak akan membiarkan orang tua ini kembali setelah cedera separah itu... Saya tidak terima. Seharusnya tidak seperti ini,” ujar Hodgson.
Guintoli juga menilai pencapaian Johann Zarco semakin luar biasa karena MotoGP modern menuntut kondisi fisik yang sangat prima.
“Luar biasa. Itu sebuah usaha yang luar biasa. Fisik motor-motor ini juga sangat berat. Anda tidak bisa menirunya,” ujar Guintoli.
Menurutnya, pembalap yang lama absen tidak mudah langsung kembali memahami karakter motor dan menemukan kembali perasaan yang tepat saat mengendarainya.
Artikel Tag: Honda, Johann Zarco, LCR Honda, motogp aragon