Kanal

Joaquin Niemann Bangkit Usai Kena Penalti Dua Pukulan di US Open 2026

Penulis: Hanif Rusli
20 Jun 2026, 18:00 WIB

Meski menerima hukuman yang membuat total skornya membengkak, Joaquin Niemann langsung membalas dengan penampilan impresif pada putaran kedua. (Foto: Golf Digest)

Pegolf Chile Joaquin Niemann berhasil bangkit setelah dijatuhi penalti dua pukulan akibat melempar stik golf pada putaran pertama US Open 2026 di Shinnecock Hills Golf Club.

Meski menerima hukuman yang membuat total skornya membengkak, Niemann langsung membalas dengan penampilan impresif pada putaran kedua.

Insiden bermula pada hole keenam par-4, yang merupakan hole ke-15 bagi Joaquin Niemann pada putaran pertama, Kamis (18/6).

Dua pukulannya keluar lapangan (out of bounds), sementara permainan kemudian dihentikan karena hari mulai gelap sebelum ia menyelesaikan hole tersebut.

Saat permainan dilanjutkan pada Jumat pagi, situasi Niemann justru semakin buruk. Awalnya ia mencatat quintuple bogey sembilan pukulan di hole tersebut.

Namun, Asosiasi Golf Amerika Serikat (USGA) kemudian mengubah skor itu menjadi 11 pukulan atau tujuh di atas par setelah menjatuhkan penalti dua pukulan karena tindakannya melempar stik golf.

Akibatnya, pegolf berusia 27 tahun itu menyelesaikan putaran pertama dengan skor 78 atau delapan di atas par.

Meski menghadapi situasi sulit, Joaquin Niemann mampu merespons dengan luar biasa pada putaran kedua.

Ia membukukan skor 65 atau lima di bawah par sehingga kembali membuka peluang lolos cut. Saat menyelesaikan ronde kedua, total skornya berada tepat di batas cut, yaitu tiga pukulan di atas par.

"Saya dua kali memukul bola keluar lapangan di sisi kanan. Itu dua pukulan yang buruk. Setelah itu saya sangat frustrasi. Saya bukan orang yang suka bersikap seperti itu. Saya juga orang pertama yang mengkritik diri sendiri ketika tidak bisa menjaga perilaku di lapangan," ujar Niemann.

Ia mengakui tindakannya merupakan kesalahan, meski sempat merasa hukuman dua pukulan yang diterimanya cukup berat.

"Itu memang perilaku yang salah dari saya. Saya merasa hukumannya sedikit berlebihan, tetapi memang begitulah keputusannya. Saya akan belajar dari kejadian ini. Mungkin pengalaman ini justru membantu saya bermain lebih baik hari ini," katanya.

Menurut kesaksian seorang relawan US Open kepada The Athletic, Niemann sempat meminta keringanan kepada ofisial USGA karena terdapat semut api di sekitar bolanya.

Permintaan itu ditolak setelah ofisial menyatakan semut tersebut bukan semut api.

Seusai pukulan berikutnya gagal mencapai green, Niemann menendang penanda bola di area rumput liar dan melempar stik golf hingga puluhan meter.

Joaquin Niemann membenarkan bahwa ia sempat menanyakan keberadaan semut api kepada ofisial, namun menegaskan dirinya tidak berbicara dengan nada marah.

"Saya berbicara dengan tenang karena tahu harus tetap melanjutkan permainan. Setelah memukul bola, semua rasa frustrasi keluar begitu saja. Stik golf masih ada di tangan saya dan saya tidak mampu menahan diri untuk tidak melemparkannya," ujarnya.

USGA menyatakan tindakan Niemann termasuk kategori "pelanggaran serius" berdasarkan Aturan 1.2b dalam Rules of Golf.

Aturan tersebut mengharuskan setiap pemain menjaga integritas permainan, menghormati orang lain, serta merawat kondisi lapangan.

Panitia berhak menjatuhkan sanksi mulai dari satu pukulan hingga diskualifikasi, tergantung tingkat pelanggaran.

Joaquin Niemann mengaku baru mengetahui adanya penalti setelah menandatangani kartu skor putaran pertama.

Ia sempat mencoba mengajukan keberatan, tetapi akhirnya menerima keputusan tersebut. Waktu persiapannya menuju putaran kedua pun hanya tersisa 37 menit.

Pegolf yang kini menempati peringkat ke-80 dunia itu menjadi pemain pertama yang dijatuhi sanksi berdasarkan kode etik pada turnamen major musim 2026.

Sebelumnya, Sergio Garcia hanya menerima peringatan pada Masters 2026 setelah mematahkan driver saat meluapkan emosi di Augusta National.

Artikel Tag: US Open, PGA tour, joaquin niemann

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru