Kanal

Pegolf No. 1 Dunia Scottie Scheffler Siap Ukir Sejarah di US Open 2026

Penulis: Hanif Rusli
20 Jun 2026, 15:49 WIB

Scottie Scheffler akan melengkapi career Grand Slam jika mampu meraih gelar US Open pertamanya pada turnamen yang berakhir Minggu nanti. (Foto: Golf Digest)

Scottie Scheffler berpeluang mengukir sejarah apabila berhasil menjuarai US Open 2026 di Shinnecock Hills Golf Club.

Pegolf nomor satu dunia itu akan melengkapi career Grand Slam jika mampu meraih gelar US Open pertamanya pada turnamen yang berakhir Minggu nanti, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-30.

Jika sukses, Scottie Scheffler akan menjadi pegolf ketujuh yang mampu memenangi keempat turnamen major dalam era Masters.

Namun, ia menegaskan bahwa pencapaian bersejarah tersebut bukan menjadi motivasi utamanya saat memulai putaran pertama pada Kamis ini.

"Tentu saja memenangkan US Open adalah impian saya. Namun, career Grand Slam tidak pernah menjadi faktor yang memotivasi saya. Saya hanya ingin menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri, dan itulah yang membawa saya sampai ke titik ini," kata Scheffler.

US Open tahun ini menjadi kesempatan pertama bagi Scottie Scheffler untuk menyelesaikan career Grand Slam.

Sebelumnya ia telah memenangi Masters sebanyak dua kali, masing-masing pada 2022 dan 2024, serta menambah koleksi gelar mayor melalui PGA Championship dan The Open Championship pada musim lalu.

Apabila berhasil menjadi juara, Scheffler akan bergabung dengan Gene Sarazen, Ben Hogan, Gary Player, Jack Nicklaus, Tiger Woods, dan Rory McIlroy sebagai pegolf yang sukses menaklukkan seluruh turnamen mayor.

Meski peluang mencetak sejarah terbuka lebar, Scheffler memilih tidak memikirkan ekspektasi publik. Menurutnya, target yang dibebankan kepada atlet elite akan selalu meningkat, apa pun hasil yang diraih.

"Kalaupun saya menang pekan ini, minggu depan orang akan bertanya lagi apa target berikutnya. Ekspektasi akan selalu bergeser. Sebagai atlet profesional, Anda tidak akan pernah benar-benar bisa memenuhi semua harapan orang," ujarnya.

Scottie Scheffler datang ke US Open dengan performa yang tetap konsisten meski belum kembali meraih kemenangan sejak menjuarai The American Express pada Januari lalu.

Dalam 11 turnamen berikutnya, ia tiga kali finis sebagai runner-up, mengoleksi tujuh hasil lima besar, dan selalu menembus 25 besar dalam 12 penampilan musim ini.

Rekam jejaknya di US Open juga cukup menjanjikan. Dalam lima edisi terakhir, Scheffler empat kali berhasil finis di posisi 10 besar sehingga kembali masuk jajaran favorit pada turnamen tahun ini.

Meski demikian, ia mengakui masih perlu meningkatkan performa, terutama pada putaran pertama.

Sejak kemenangan di The American Express, Scheffler hanya dua kali berada di dalam 15 besar setelah ronde pembuka. Rata-rata skornya pada putaran pertama juga lebih dari dua pukulan lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor di putaran final.

"Saya merasa sepanjang musim ini sebenarnya sudah sangat dekat dengan kemenangan. Hanya saja, saya belum cukup tajam. Di golf, selisihnya sangat tipis. Untuk bisa terus menang, Anda harus benar-benar berada dalam performa terbaik. Saya merasa musim ini sedikit kurang tajam," kata Scheffler.

Artikel Tag: US Open, PGA tour, Scottie Scheffler

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru