Kanal

Jeeno Thitikul Jaga Keunggulan Jelang Putaran Final Mizuho Americas

Penulis: Hanif Rusli
10 Mei 2026, 21:31 WIB

Jeeno Thitikul menutup 54 hole dengan total 10-under 216 dan unggul dua pukulan atas pegolf Prancis Celine Boutier. (Foto: Golf Digest)

Pegolf Thailand Jeeno Thitikul mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Mizuho Americas Open.

Ia mencatat skor 2-under 70 pada putaran ketiga di Mountain Ridge Country Club, West Caldwell, New Jersey, Sabtu (9/5) waktu setempat.

Thitikul menutup 54 hole dengan total 10-under 216 dan unggul dua pukulan atas pegolf Prancis Celine Boutier yang membukukan skor 67.

Hye-Jin Choi berada di posisi ketiga dengan selisih tiga pukulan setelah mencatat skor 66.

Jeeno Thitikul memulai hari dengan keunggulan tiga pukulan, tetapi tekanan langsung datang sejak awal ronde.

Ia membuat bogey di hole kedua, sementara Hannah Green tampil agresif dengan rangkaian birdie cepat untuk memangkas jarak.

Meski begitu, Thitikul tetap tenang menghadapi tekanan di lapangan Mountain Ridge yang bermain cukup sulit akibat hujan yang turun beberapa kali sepanjang hari.

Kondisi green yang bergelombang juga membuat banyak pemain kesulitan menjaga konsistensi.

Pegolf berusia 23 tahun itu berhasil menghindari bogey setelah hole kedua dan menunjukkan permainan stabil hingga akhir ronde.

Salah satu momen penting terjadi di hole ke-17 ketika ia sukses menyelamatkan birdie dari depan green untuk memperlebar jarak menjadi dua pukulan.

Thitikul kemudian menutup ronde dengan penyelamatan par impresif di hole ke-18 setelah melakukan pukulan pendek akurat dari depan green.

“Ini hari yang baru dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi saya hanya ingin membiarkan golf berjalan apa adanya dan tetap berkomitmen dengan permainan saya,” kata Jeeno Thitikul.

“Ini menjadi kesempatan lain bagi saya untuk kembali berada di final round dengan peluang juara.”

Boutier menjadi pesaing terdekat setelah tampil tanpa bogey sejak hole pertama.

Pegolf Prancis itu mencetak tiga birdie dalam empat hole di back nine untuk sempat mendekat satu pukulan dari Thitikul.

Boutier mengatakan kesabaran menjadi kunci utama menghadapi lapangan yang menuntut ketelitian tinggi.

“Saya merasa di lapangan seperti ini Anda harus bermain cerdas dan sabar karena terkadang Anda tergoda mengambil risiko yang sebenarnya bukan pilihan terbaik,” ujar Boutier.

Hannah Green juga sempat memberi ancaman serius setelah bermain 4-under dalam empat hole di front nine, termasuk eagle di hole par-5 kedelapan.

Namun, performanya menurun di back nine setelah kehilangan dua pukulan, termasuk bogey di hole terakhir.

Sementara itu, pegolf China Ruoning Yin mengalami salah satu momen paling menentukan pada putaran ketiga.

Yin sempat hanya tertinggal satu pukulan sebelum membuat triple bogey di hole ke-15 akibat three-putt dari jarak dekat.

Ia akhirnya mencatat skor 68 dan berbagi posisi keempat bersama Green dan Allisen Corpuz dengan total 6-under 210.

“Pikiran saya tidak bekerja dengan baik di hole itu,” kata Yin mengenai triple bogey tersebut. “Tetapi saya merasa permainan saya sebenarnya berada dalam kondisi bagus.”

Jeeno Thitikul datang ke turnamen ini setelah kehilangan posisi nomor satu dunia dua pekan lalu.

Ia gagal lolos cut di Chevron Championship, sementara Nelly Korda merebut gelar di Chevron dan menang lagi di Meksiko pekan berikutnya.

Korda tidak tampil pada Mizuho Americas Open pekan ini, memberi peluang bagi Thitikul untuk memburu gelar LPGA pertamanya musim 2026.

Artikel Tag: lpga tour, Jeeno Thitikul

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru