Kanal

Rory McIlroy Lunakkan Sikap Terkait Kembalinya Pegolf LIV Golf ke PGA Tour

Penulis: Hanif Rusli
10 Mei 2026, 21:33 WIB

Rory McIlroy mengatakan pintu seharusnya tetap terbuka jika langkah tersebut dapat memperkuat kompetisi golf profesional. (Foto: Golf Digest)

Pegolf nomor dua dunia Rory McIlroy menyatakan dirinya tidak lagi menentang kemungkinan pemain LIV Golf kembali tampil di PGA Tour.

McIlroy mengatakan pintu seharusnya tetap terbuka jika langkah tersebut dapat memperkuat kompetisi golf profesional.

Pernyataan itu disampaikan McIlroy di sela Truist Championship di Charlotte, North Carolina, Jumat (8/5) waktu setempat.

Sikap terbaru tersebut menunjukkan perubahan pandangan dari pegolf asal Irlandia Utara itu yang sebelumnya menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap LIV Golf.

Menurut McIlroy, situasi saat ini lebih bergantung pada keinginan para pemain LIV sendiri untuk kembali bermain di tur tradisional.

“Saya rasa pertanyaannya sekarang adalah apakah mereka memang ingin kembali,” kata Rory McIlroy.

Komentar itu muncul di tengah ketidakpastian masa depan LIV Golf setelah Dana Investasi Publik Arab Saudi dikabarkan menghentikan pendanaan tambahan untuk liga tersebut.

LIV sebelumnya berhasil menarik sejumlah bintang besar seperti Jon Rahm, Bryson DeChambeau, dan Brooks Koepka lewat kontrak bernilai besar.

Kondisi finansial LIV yang belum pasti memunculkan spekulasi mengenai peluang beberapa pemain untuk kembali ke PGA Tour serta aturan yang mungkin diterapkan jika itu terjadi.

PGA Tour sendiri baru-baru ini membuka jalur sementara bagi sebagian pemain LIV untuk kembali berkompetisi.

Brooks Koepka menjadi salah satu pemain yang memanfaatkan kesempatan tersebut.

Sementara itu, Jon Rahm dan Tyrrell Hatton masih terikat kontrak dengan LIV melewati musim ini.

Namun, Rahm telah menyelesaikan sengketa finansialnya dengan DP World Tour, yang membuka kemungkinan baginya untuk bermain di Eropa mulai 2027.

McIlroy menilai setiap langkah yang bisa memperkuat PGA Tour maupun DP World Tour seharusnya dipertimbangkan secara terbuka.

“Jika ada skenario di mana mereka memiliki opsi untuk kembali dan bermain di tur tradisional, maka apa pun yang membuat PGA Tour atau DP World Tour lebih kuat harus disambut terbuka,” ujar McIlroy. “Itu hanya praktik bisnis yang baik.”

Meski mulai melunak, Rory McIlroy tetap mempertanyakan keberlanjutan LIV Golf tanpa dukungan finansial besar dari Arab Saudi.

Ia menilai situasi tersebut menjadi tanda bahwa model bisnis LIV masih menghadapi tantangan serius.

“Mereka akan mencoba mencari investasi alternatif, apa pun bentuknya. Tetapi ketika salah satu sovereign wealth fund terkaya di dunia merasa Anda terlalu mahal, itu tentu mengatakan sesuatu,” katanya.

McIlroy selama ini dikenal sebagai salah satu wajah utama golf profesional bersama pegolf nomor satu dunia Scottie Scheffler.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia beberapa kali mengkritik keputusan pemain yang meninggalkan PGA Tour demi kontrak besar dari LIV Golf.

Namun, sikapnya perlahan berubah. McIlroy bahkan mengakui bahwa dirinya mungkin terlalu menghakimi para pemain yang memilih pindah ke LIV.

“Saya mungkin terlalu menghakimi dalam pandangan saya sebelumnya,” ucap McIlroy.

Meski begitu, ia menegaskan LIV Golf tetap bukan pilihan yang menarik baginya secara pribadi.

Rory McIlroy menilai PGA Tour masih menjadi tempat terbaik bagi pemain yang ingin bersaing di level tertinggi setiap pekan.

“Jika Anda ingin menjadi pegolf paling kompetitif, inilah tempatnya,” kata McIlroy mengenai PGA Tour. “Dan jika Anda tidak ingin bermain di sini, saya rasa itu juga mengatakan sesuatu tentang diri Anda.”

Artikel Tag: Rory McIlroy, PGA tour, LIV Golf

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru