Hasil Wimbledon: Caroline Garcia Pupuskan Harapan Leylah Annie Fernandez
Caroline Garcia
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Perancis, Caroline Garcia berjuang mati-matian demi terhindar dari kekalahan di babak kedua Wimbledon musim 2023.
Musim ini, petenis berkebangsaan Kanada, Leylah Annie Fernandez kalah di ketiga pertemuan melawan petenis peringkat 5 besar, tetapi tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi ketika ia bertemu petenis unggulan kelima.
Di pertandingan yang mungkin bisa menjadi salah satu kekalahan mengejutkan di Wimbledon musim ini setelah pertandingan harus ditentukan melalui babak tiebreak set ketiga, petenis berkebangsaan Perancis terhindar dari kekalahan dengan menyambar kemenangan 3-6, 6-4, 7-6 atas runner up US Open musim 2021, Annie Fernandez.
“Saya tidak akan mengatakan saya menemukan ritme permainan saya,” ungkap Garcia mengoreksi pertanyaan wartawan. “Maksud saya, saya baru memenangkan 7-6 di babak ketiga. Saya mungkin bisa menangis di bawah guyuran shower saat ini. Seketat itu set terakhir.”
Annie Fernandez kalah dari petenis unggulan kelima di dua pertemuan mereka pada musim ini di Australian Open dan Indian Wells, tetapi ia berhasil mencuri set pertama pada pertemuan mereka di babak kedua Wimbledon. Tetapi, petenis berkebangsaan Perancis mampu menyamakan kedudukan dengan memenangkan set kedua sebelum mendominasi babak tiebreak set ketiga.
Grass-court telah menjadi lapangan yang sesuai dengan serangan petenis berkebangsaan Perancis dan ia memiliki statistik untuk membuktikannya. Di antara petenis aktif, hanya Petra Kvitova (6) dan Venus Williams (5) yang mengantongi gelar turnamen grass-court lebih banyak daripada petenis berkebangsaan Perancis yang memenangkan tiga gelar turnamen grass-court.
“Tentunya, saya memainkan permainan agresif, jadi, tampaknya grass-court seharusnya lebih cocok dengan petenis seperti itu,” tutur Garcia. “Ketika anda datang ke grass-court, anda memiliki satu bulan untuk bab yang baru, musim yang baru. Tidak masalah bagaimana anda bermain sebelumnya.”
Petenis unggulan ke-32, Marie Bouzkova selanjutnya akan menjadi lawan Garcia di babak ketiga Wimbledon setelah petenis berkebangsaan Ceko membantai petenis berkebangsaan Estonia, Anett Kontaveit dengan hasil telak 6-1, 6-2.
Bouzkova memenangkan dua pertemuan sebelumnya melawan Garcia, termasuk di babak keempat Wimbledon musim lalu.
Sementara petenis unggulan ke-19, Victoria Azarenka membukukan laga babak ketiga melawan petenis unggulan ke-11, Daria Kasatkina setelah mantan petenis peringkat 1 dunia membantai petenis berkebangsaan Argentina, Nadia Podoroska dengan 6-3, 6-0.
Petenis unggulan ke-30, Petra Martic juga terhindar dari kekalahan setelah ia mengandaskan petenis berkebangsaan Perancis, Diane Parry dengan 4-6, 6-3, 6-3 dan di babak ketiga petenis berkebangsaan Kroasia akan berduel melawan petenis unggulan pertama, Iga Swiatek.
Petenis unggulan ke-13, Beatriz Haddad Maia juga harus kehilangan set pertama sebelum mengklaim kemenangan 4-6, 6-2, 6-4 atas petenis berkebangsaan Rumania, Jaqueline Cristian. Di babak ketiga, ia akan bertemu rekan senegara Cristian, Sorana Cirstea yang menundukkan petenis unggulan ke-17, Jelena Ostapenko dengan 4-6, 7-6, 6-4.
Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Caroline Garcia, Leylah Annie Fernandez, Victoria Azarenka