Kanal

Legenda Golf Jim Colbert Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun

Penulis: Hanif Rusli
12 Mei 2026, 19:16 WIB

Selain prestasinya di lapangan, Jim Colbert juga terkenal dengan topi bucket khas yang selalu dikenakannya. (Foto: Golf Digest)

Jim Colbert, pegolf yang meraih delapan gelar di PGA Tour dan total 35 gelar profesional sepanjang kariernya, meninggal dunia pada Minggu (10/5) dalam usia 85 tahun.

Colbert dikenal sebagai salah satu sosok sukses di PGA Tour pada era 1970-an hingga awal 1980-an.

Dalam rentang 1969 hingga 1983, ia memenangkan delapan turnamen PGA Tour, termasuk dua kemenangan playoff.

Salah satu musim terbaiknya terjadi pada 1983 ketika ia meraih dua gelar dalam satu tahun kalender, termasuk kemenangan atas Fuzzy Zoeller di Colonial National Invitation melalui playoff.

Selain prestasinya di lapangan, Colbert juga terkenal dengan topi bucket khas yang selalu dikenakannya. Penampilan tersebut kemudian menjadi identitas pribadinya di dunia golf.

“Lee Trevino punya sombrero. Jack Nicklaus punya julukan bear. Saya punya topi saya,” ujar Colbert dalam salah satu wawancara semasa hidupnya.

Lahir di New Jersey, Jim Colbert awalnya menekuni golf dan football sebelum mendapatkan beasiswa football ke Kansas State University.

Namun cedera membuatnya kembali fokus ke golf dan berhasil finis runner-up pada NCAA Championship 1964 sebelum beralih menjadi profesional.

Kesuksesan terbesar Colbert justru datang saat tampil di turnamen senior.

Pada PGA Tour Champions, ia mencatat 20 kemenangan dalam kurun 1991 hingga 2001 dan menjadi salah satu pemain paling dominan di era tersebut.

Colbert langsung tampil impresif pada musim debutnya di sirkuit senior dengan memenangi tiga turnamen pada 1991. Penampilan itu membuatnya meraih penghargaan Rookie of the Year.

Di luar lapangan, Jim Colbert sempat berjuang melawan kanker prostat pada akhir 1990-an. Meski begitu, ia mampu bangkit dan kembali memenangkan turnamen pada 1998.

Kebangkitan tersebut membuatnya menerima penghargaan Comeback Player of the Year.

Setelah kariernya di PGA Tour berakhir, Colbert juga sempat bekerja sebagai analis golf untuk ESPN sebelum kembali aktif bermain di PGA Tour Champions.

Kedekatannya dengan Kansas State membuat Colbert menjalin hubungan baik dengan pelatih football legendaris Bill Snyder.

Hubungan tersebut turut melahirkan lapangan golf bernama Colbert Hills di Manhattan, Kansas, sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusinya.

“Jim memberikan pengaruh positif bagi banyak kehidupan. Dia selalu hadir membantu komunitas dan orang-orang yang membutuhkan,” ujar Snyder.

Sepanjang hidupnya, Colbert menerima berbagai penghargaan dan penghormatan. Ia masuk ke Kansas State Athletic Hall of Fame, Kansas Sports Hall of Fame, serta Las Vegas Golf Hall of Fame.

Warisan Jim Colbert tidak hanya tercermin lewat trofi dan kemenangan, tetapi juga melalui ketekunan, semangat bangkit dari kesulitan, dan kontribusinya terhadap perkembangan golf di Amerika Serikat.

Artikel Tag: PGA tour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru