Kanal

Giyasov Desak WBA, Laga Devin Haney vs Rolando Romero Terancam

Penulis: Abdi Ardiansyah
26 Mar 2026, 21:00 WIB

Rolando Romero dan Devin Haney

Berita Tinju : Rencana duel unifikasi antara Devin Haney dan Rolando Romero kini berada di ujung ketidakpastian. Pertarungan yang semula direncanakan berlangsung pada 30 Mei di Las Vegas itu berpotensi tertunda, menyusul tuntutan dari Shakhram Giyasov sebagai penantang wajib.

Giyasov saat ini berstatus juara interim WBA di kelas welterweight, namun hingga hampir tiga tahun, ia belum mendapatkan kesempatan untuk memperebutkan sabuk juara dunia penuh. Situasi tersebut memicu desakan agar badan tinju dunia WBA segera menegakkan aturan mandatory fight.

Di sisi lain, Romero yang kini memegang gelar WBA sempat lebih memilih jalur negosiasi untuk menghadapi Haney dalam laga unifikasi. Pertemuan itu dinilai sangat menarik karena mempertemukan dua juara dari organisasi berbeda, dengan Haney sebagai pemegang sabuk WBO.

Namun, posisi Giyasov sebagai penantang resmi membuat rencana tersebut bisa berubah kapan saja. Jika WBA memutuskan untuk menegakkan kewajiban mandatory, maka Romero tidak punya pilihan selain menghadapi petinju asal Uzbekistan tersebut terlebih dahulu.

“Saya berharap ada keadilan. Saya selalu siap menghadapi siapa saja. Bagi saya yang terpenting adalah sabuk juara dan pertarungan besar,” ujar Giyasov dalam pernyataannya.

Romero sendiri baru saja naik status menjadi juara dunia penuh setelah sebelumnya memegang gelar reguler. Ia meraihnya usai menang angka mutlak atas Ryan Garcia pada 2025, sebelum akhirnya fokus mencari pertarungan besar berikutnya.

Sementara itu, Devin Haney juga datang dengan status mentereng. Ia sukses menjadi juara dunia di tiga divisi setelah mengalahkan Brian Norman Jr dan merebut gelar WBO kelas welterweight. Dengan rekam jejak tersebut, duel melawan Rolando Romero diprediksi akan menjadi salah satu laga terbesar di divisi ini.

Namun kini, semua kembali bergantung pada keputusan WBA. Jika Giyasov benar benar diberi kesempatan, maka duel Haney vs Romero kemungkinan harus ditunda atau bahkan dibatalkan.

Situasi ini menunjukkan kompleksitas dunia tinju profesional, di mana jalur bisnis dan kewajiban organisasi sering kali berbenturan. Bagi para penggemar, keputusan akhir akan sangat menentukan arah persaingan di kelas welterweight dalam waktu dekat.

Artikel Tag: Tinju Dunia, Devin Haney, Welterweight, Rolando Romero

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru